BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang mengakui pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada di lantai 4 Pasar Taman Rawa Indah belum berjalan maksimal. Lokasi yang dinilai kurang representatif menjadi salah satu penyebab minimnya aktivitas pelayanan.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan saat ini masyarakat lebih banyak memanfaatkan layanan berbasis digital dibanding datang langsung ke MPP.
“Sekarang masyarakat lebih banyak mengurus secara online, jadi yang datang langsung ke MPP sudah tidak terlalu banyak,” ujarnya.
Diketahui, MPP Bontang saat ini menampung sejumlah layanan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, kondisi di lapangan masih terlihat sepi pengunjung.
Menurut Neni, masyarakat kerap menyampaikan keluhan terkait akses menuju lokasi pelayanan yang berada di atas area pasar.
“Banyak masyarakat yang mengeluh, masa mal pelayanan ada di atas pasar,” katanya.
Selain faktor lokasi, fasilitas pendukung seperti lift yang beberapa kali mengalami gangguan juga menjadi hambatan. Kondisi itu dinilai membuat masyarakat enggan datang ke lantai pelayanan.
“Kalau lift tidak berfungsi, masyarakat malas naik. Kami akui memang belum maksimal dan belum representatif,” lanjutnya.
Meski demikian, Pemkot Bontang masih tetap memanfaatkan gedung yang ada sambil menyiapkan rencana pemindahan MPP ke lokasi yang lebih layak.
Salah satu opsi yang tengah diwacanakan ialah memindahkan MPP ke gedung milik Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) di Jalan Jenderal Sudirman. Rencana itu akan dilakukan setelah Dispopar menempati kantor baru di kawasan GOR Bontang Lestari.
“Kalau Dispopar nanti pindah, rencananya MPP dialihkan ke gedung itu supaya lebih eksklusif,” terangnya.
Namun hingga kini, rencana pemindahan tersebut masih sebatas wacana dan belum memiliki target pelaksanaan.
“Masih tahap rencana. Untuk sementara kami tetap memanfaatkan gedung yang ada,” pungkasnya. (*)


















































