BONTANGPOST.ID, Bontang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bontang resmi membuka penjaringan bakal calon ketua untuk Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September 2026.
Keputusan tersebut ditetapkan setelah KONI Bontang menggelar rapat kerja pada 29 Agustus 2026. Dalam rapat tersebut sekaligus dibentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bakal calon ketua.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris KONI Bontang, Fahri Jacub, mengatakan seluruh tahapan penjaringan telah ditetapkan melalui rapat kerja, termasuk pembentukan TPP.
“Ketetapan ini sudah kita bahas dalam rapat kerja, termasuk menunjuk tim penjaringan dan penyaringan,” ungkapnya.
Ketua TPP KONI Bontang, Herdy, menjelaskan pengambilan formulir bakal calon dibuka mulai 7 hingga 12 September 2026. Sementara pengembalian formulir paling lambat dilakukan pada 15 September.
Selanjutnya, TPP akan melakukan verifikasi berkas selama tiga hari, yakni pada 15 hingga 17 September 2026.
Salah satu persyaratan utama bakal calon ketua adalah memperoleh sedikitnya 30 persen dukungan dari cabang olahraga (cabor) dan organisasi fungsional. Ketentuan tersebut mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.
Selain dukungan, bakal calon juga wajib menandatangani surat pernyataan kesiapan membangun olahraga di Kota Bontang serta tidak sedang tersandung persoalan hukum selama proses penjaringan berlangsung.
Herdy mengatakan, secara teknis bakal calon diwajibkan mengantongi sedikitnya 22 surat dukungan. Rinciannya, minimal 21 dukungan dari cabor dan satu dukungan dari organisasi fungsional.
“Adapun persyaratan lainnya, minimal calon ketua harus membawa 22 surat dukungan. Sebanyak 21 dari cabor dan minimal satu fungsional,” ucapnya.
Saat ini, KONI Bontang mencatat terdapat 67 organisasi cabang olahraga yang terdaftar. Selain itu, terdapat empat organisasi fungsional yang dapat memberikan dukungan.
Herdy menegaskan setiap cabor maupun organisasi fungsional hanya diperbolehkan menerbitkan satu surat dukungan untuk satu bakal calon.
Jika ditemukan satu organisasi memberikan dukungan kepada lebih dari satu bakal calon, surat dukungan tersebut akan menjadi temuan dalam proses verifikasi.
“Satu cabor dan fungsional hanya bisa mengeluarkan satu surat saja. Kalau kedapatan double, akan digugurkan semua,” pungkasnya.
Pendaftaran bakal calon ketua KONI Bontang dipusatkan di Gedung Lantai 3 Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispora-Parekraf) Bontang, Jalan Jenderal Soedirman. (*)

















































