Air Cuci Ompreng Menguning, SPPG Gunung Elai 2 Bontang Setop Distribusi MBG

5 hours ago 7

BONTANGPOST.ID, Bontang – Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Gunung Elai 2 Bontang dihentikan sementara. Penghentian bukan karena persoalan bahan makanan, melainkan kualitas air yang digunakan untuk mencuci ompreng dan peralatan dapur.

Kepala SPPG Gunung Elai 2 Amran mengatakan, kondisi tersebut diketahui saat pengecekan proses pencucian ompreng pada malam hari. Air yang digunakan untuk kebutuhan tersebut berasal dari distribusi air perusahaan.

“Sekitar pukul 20.00 sampai 21.00 saat cuci ompreng, airnya mulai berwarna kuning,” kata Amran.

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan melakukan konfirmasi kepada mitra serta melaporkannya kepada atasan. Berdasarkan arahan yang diterima, operasional dapur kemudian dihentikan sementara.

Keputusan itu dituangkan dalam surat resmi SPPG Gunung Elai 2 tertanggal 2 September 2026. Dalam surat tersebut disebutkan penghentian distribusi MBG berlaku mulai 3 September 2026 akibat penurunan kualitas air di SPPG.

Amran menjelaskan, air yang mengalami perubahan warna digunakan untuk mencuci ompreng dan peralatan dapur. Sementara air untuk memasak berasal dari sumber berbeda dan telah melalui proses penyaringan.

“Kalau untuk masak, airnya dari perusahaan dan difilter. Jadi berbeda,” ucapnya.

Persoalan air tersebut berkaitan dengan perbaikan kebocoran pada jaringan distribusi air perusahaan di kawasan HOP 4, 5, dan 6. Berdasarkan informasi yang diterima Amran, aliran air akan dimatikan sementara selama proses perbaikan.

Selama aliran dihentikan, SPPG mengandalkan persediaan air yang tersimpan di tandon. Amran menyebut persediaan air pada malam sebelumnya masih cukup untuk kebutuhan dapur.

“Untuk tandon semalam lumayan terisi untuk penggunaan keperluan dapur,” tutur dia.

Namun, kondisi tersebut belum membuat operasional dapur dapat dilanjutkan. Saat dilakukan pengecekan, air yang digunakan untuk mencuci ompreng masih menunjukkan perubahan warna dan dinilai kurang layak.

Bahkan, setelah dicuci, masih ditemukan bercak pada sejumlah ompreng. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena peralatan makan harus dipastikan bersih sebelum digunakan untuk distribusi makanan.

“Ompreng sudah dicuci, tetapi masih ada bercak-bercak,” terangnya.

Hingga kini belum ditentukan kapan SPPG Gunung Elai 2 kembali mendistribusikan MBG. Amran mengatakan dapur baru akan kembali beroperasi setelah kondisi air dinilai sudah baik.

Informasi mengenai kelanjutan operasional juga akan disampaikan kepada penerima manfaat setelah ada kepastian.

Untuk sementara, karyawan dapur masih diliburkan sembari menunggu persoalan kualitas air terselesaikan. Penghentian tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebersihan peralatan dan kualitas pelayanan MBG tetap terjaga. (ak)

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |