Distribusi MBG Gunung Elai 2 Bontang Dihentikan, 2.375 Penerima Terdampak

1 day ago 13

BONTANGPOST.ID, Bontang Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Gunung Elai 2 Bontang terhenti sementara. Sebanyak 2.375 penerima manfaat dari sekolah dan posyandu terdampak penghentian distribusi yang berlaku mulai 3 September 2026.

Penghentian distribusi dilakukan setelah pihak SPPG menemukan penurunan kualitas air yang digunakan untuk mendukung aktivitas di dapur.

Kepala SPPG Gunung Elai 2 Amran mengatakan belum dapat memastikan kapan distribusi MBG kembali berjalan. Operasional dapur akan dilanjutkan setelah kondisi air dinilai sudah memenuhi kebutuhan aktivitas dapur.

“Kalau sudah baik, nanti kami operasikan kembali,” kata Amran.

Berdasarkan data SPPG Gunung Elai 2, layanan MBG mencakup 12 satuan pendidikan dan lima posyandu dengan total 2.375 penerima manfaat.

Penerima terbanyak berasal dari SDN 010 Bontang Utara dengan 542 orang. Selanjutnya SMP IT Yabis sebanyak 310 penerima, SMA IT Yabis 269 penerima, dan SD Bethlehem sebanyak 234 penerima.

Pada jenjang pendidikan anak usia dini, terdapat TK Al-Falah dengan 212 penerima, TKA IT Yabis 189 penerima, serta TK Alam Baiturrahman 177 penerima.

Sementara itu, TPA Al-Falah tercatat memiliki 16 penerima, TK Bethlehem 37 penerima, TPA IT Yabis 18 penerima, KB IT Yabis 25 penerima, dan SMP Bethlehem lima penerima.

Layanan MBG juga menjangkau penerima melalui lima posyandu. Posyandu Cempaka Putih memiliki 91 penerima, Posyandu Nusa Indah 2 sebanyak 89 penerima, Posyandu Mawar 74 penerima, Posyandu Bougenville 64 penerima, serta Posyandu Bakung 23 penerima.

Amran menegaskan penghentian distribusi bersifat sementara. Pihaknya masih memantau kondisi air sebelum kembali membuka operasional dapur.

Dalam surat resmi SPPG Gunung Elai 2 yang ditujukan kepada penerima manfaat, disebutkan distribusi MBG dihentikan terhitung 3 September 2026 untuk menjaga kualitas pelayanan. Informasi mengenai kelanjutan operasional akan disampaikan kembali setelah kondisi memungkinkan.

Dengan penghentian tersebut, ribuan penerima manfaat dari 17 titik layanan harus menunggu hingga distribusi MBG kembali berjalan.

“Menunggu kualitas dulu,” pungkas Amran. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |