Jembatan Guntung Bontang Hampir Rampung, Ditarget Bisa Dilewati Bulan Depan

20 hours ago 13

BONTANGPOST.ID, Bontang Pembangunan Jembatan Guntung di Kota Bontang terus dikebut. Memasuki awal September 2026, progres fisik proyek senilai lebih dari Rp6,3 miliar tersebut telah mencapai 77 persen.

Capaian itu tercatat sekitar 33 persen lebih tinggi dibanding progres yang ditargetkan dalam kontrak. Pemerintah Kota Bontang pun optimistis pembangunan jembatan dapat rampung lebih cepat dari jadwal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Much Cholis Edi Prabowo mengatakan percepatan terus dilakukan agar jembatan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Menurut Bowo, sapaan akrabnya, sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan. Saat ini kontraktor tinggal menuntaskan pekerjaan pada bagian jalan dan jembatan.

“September ini sudah selesai 95 persen,” kata Bowo.

Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan Jembatan Guntung memiliki waktu pelaksanaan 225 hari kalender dengan kontrak dimulai 6 Mei 2026. Nilai kontraknya mencapai Rp6.315.418.303 yang bersumber dari APBD Kota Bontang. Proyek tersebut dikerjakan CV Aldi Pratama.

Bowo menyebut pekerjaan yang masih dikejar kontraktor antara lain pengecoran badan jalan dan bagian jembatan. Jika berjalan sesuai rencana, pekerjaan fisik dapat segera diselesaikan.

“Pengecoran jalan dan jembatan,” ucapnya saat ditanya mengenai pekerjaan yang masih tersisa.

Meski konstruksi ditargetkan rampung lebih cepat, jembatan belum bisa langsung dibuka untuk kendaraan. Struktur jembatan terlebih dahulu harus menjalani uji beban untuk memastikan kelayakan dan keamanannya.

“Oktober bisa, tapi kami uji beban dulu,” tutur Bowo.

Dengan demikian, akses jembatan baru tersebut berpeluang mulai digunakan masyarakat Guntung pada Oktober apabila seluruh pekerjaan dan proses pengujian berjalan lancar.

Selain pembangunan fisik, Pemkot Bontang juga tengah meminta masukan dari tokoh masyarakat terkait nama resmi jembatan. Sejumlah usulan muncul, di antaranya Jembatan Guntung dan Jembatan Etam.

“Nama jembatan juga kami minta masukan dari para tokoh. Ada Guntung, Jembatan Etam,” ungkap Bowo.

Ia berharap seluruh tahapan pembangunan hingga pengujian dapat berjalan tanpa kendala. Jika sesuai target, jembatan ditargetkan paling lambat diresmikan pada November 2026.

“Paling lambat November insyaallah sudah diresmikan. Mudah-mudahan lancar semuanya,” pungkasnya. (ak)

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |