Stadion Internasional Rp1 Triliun di Kalimantan Ini Bakal Jadi Pesaing Segiri dan Batakan, Rampung 2028

14 hours ago 9

BONTANGPOST.ID – Kalimantan Selatan bersiap memiliki stadion internasional baru yang digadang-gadang menjadi salah satu yang termegah di Pulau Kalimantan. Stadion yang akan dibangun di Jalan Gubernur Syarkawi, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru itu ditargetkan rampung pada 2028.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) saat ini masih menyelesaikan proses pembebasan lahan untuk mendukung pembangunan proyek tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib, mengatakan pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp65 miliar untuk pembebasan lahan yang melibatkan 88 pemilik tanah.

“Sudah ada pematokan persil-persil tanah,” ujarnya.

Menurut Yasin, proses administrasi saat ini masih berlangsung di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalimantan Selatan. Setelah pematokan selesai, tim BPN akan melakukan verifikasi lapangan sebelum masuk tahap penilaian harga oleh tim appraisal.

“Kalau appraisal sudah selesai, baru kami melakukan pembayaran kepada pemilik. Targetnya bulan Oktober seluruh proses pembebasan lahan sudah clean and clear,” katanya.

Setelah lahan dinyatakan bebas, pemerintah akan melanjutkan tahapan pengadaan fisik dan konstruksi stadion.

Proyek stadion internasional tersebut diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp1 triliun. Pembangunannya direncanakan menggunakan skema multiyears selama tiga tahun, yakni mulai 2026 hingga 2028.

Pada tahap awal, Pemprov Kalsel mengalokasikan anggaran sekitar Rp150 miliar pada 2026. Selanjutnya, Rp450 miliar disiapkan pada 2027 dan Rp400 miliar pada 2028.

“Targetnya tahun 2028 stadion sudah rampung,” jelas Yasin.

Jika terealisasi sesuai jadwal, stadion internasional Banjarbaru akan menambah deretan stadion berstandar tinggi di Kalimantan, bersama Stadion Segiri Samarinda yang telah direnovasi, Stadion Batakan Balikpapan, serta Stadion Palaran yang pernah menjadi venue utama PON XVII tahun 2008.

Kehadiran stadion tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan olahraga sekaligus menjadi ikon baru Kalimantan Selatan. (KP)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |