Film Pendek Karya Pelajar Bontang Lolos Ajang Internasional di India

10 hours ago 5

BONTANGPOST.ID, Bontang – Seniman muda asal Bontang, I Putu Airlangga Devassya Dhananjaya (13), kembali mengharumkan nama daerah. Film pendeknya berjudul Zavi: Miles for Miracle berhasil masuk Official Selection ajang bergengsi Dadasaheb Phalke International Film Festival (DPIFF) 2026 di India.

Deva—sapaan akrabnya—mengaku terdorong mengikuti ajang internasional berkat dukungan orang tua.

“Atas dorongan orang tua, saya mengirim karya saya dan mencoba di ajang internasional,” ungkapnya.

Film bergenre drama tersebut mengangkat kisah seorang ojek online (ojol) muda yang menjadi tulang punggung keluarga setelah sang ayah meninggal dunia. Tokoh utama digambarkan harus putus sekolah karena kondisi ekonomi dan dihadapkan pada pilihan sulit: melanjutkan pendidikan atau menyelamatkan perekonomian keluarga.

Cerita ini sarat pesan tentang perjuangan hidup, tanggung jawab, dan pengorbanan seorang anak demi keluarga.

Sebelumnya, pada 24 Januari 2026, Deva juga meraih penghargaan dalam ajang se-ASEAN, Star Iconic Grand Honors Award di Jakarta. Ia menyabet Most Visionary Iconic Professional of the Year Award 2026 kategori Iconic Young Visionary & Creative Digital Talent Award. Film Zavi: Miles for Miracle turut mendapat apresiasi dalam ajang tersebut.

Tak hanya di dunia film, Deva juga merambah industri musik internasional. Single perdananya berjudul “Ketika Ada Ibu” dengan nama panggung Fattah masuk nominasi di Hollywood World Entertainment Awards serta menjadi finalis di Los Angeles InterContinental Music Awards 2026. Ia masuk kategori Best Newcomer, Best Music Artist Male, dan Best Pop Song. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada Maret mendatang.

Deva merupakan siswa kelas VII SMP Vidatra Bontang, putra pasangan Ida Ayu Laksmi Arnita Utari dan I Wayan Santika. Meski belum genap 14 tahun, ia telah mengoleksi berbagai prestasi di bidang seni, akademik, dan olahraga.

Di antaranya Gold Award International Mathematics, Science, Social Studies and Language Competition (IMSSLC) 2025, Juara 1 Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Bontang Open 2025, Juara 3 Koni Bayan Taekwondo Championship 2025, Juara 2 Kompetisi Sains Pelajar Nasional (KSPN) tingkat nasional, 1st Winner Best Favorite National English Olympiad Top Star Academy 2025, serta Juara 2 Kyorugi Cadet Putra Pemula Koni Bayan Taekwondo Championship 2024.

Meski telah meraih banyak prestasi, Deva menegaskan tak ingin cepat berpuas diri. Ia berencana menggarap film pendek baru untuk diikutsertakan dalam ajang internasional di Prancis.

“Saya ingin terus berkarya dan membawa nama Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya. (*) 

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |