11 Ribu Penerima Bansos Dicoret, Kemensos Temukan Rekening Terindikasi Judi Online

8 hours ago 9

BONTANGPOST.ID Pemerintah kembali menertibkan penyaluran bantuan sosial (bansos) setelah menemukan ribuan penerima yang terindikasi terlibat aktivitas judi online.

Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat lebih dari 11 ribu penerima manfaat dicoret dari daftar bansos sepanjang triwulan pertama 2026 usai sinkronisasi data bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, pencoretan dilakukan setelah ditemukan sejumlah rekening penerima bansos terhubung dengan transaksi judi daring.

“Pada triwulan pertama tahun ini lebih dari 11 ribu penerima bantuan dihentikan. Kemudian pada triwulan kedua sementara ada puluhan KPM lagi yang ikut dicoret,” ujarnya di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Menurut Gus Ipul, sebagian besar penerima yang dicabut bantuannya berasal dari kelompok masyarakat miskin ekstrem. Namun, pemerintah juga menemukan adanya rekening penerima bansos yang diduga digunakan pihak lain untuk aktivitas ilegal tersebut.

Karena itu, pengawasan penyaluran bansos akan terus diperketat agar bantuan negara benar-benar digunakan untuk kebutuhan masyarakat, bukan justru mengalir ke praktik judi online.

Ia menjelaskan, jumlah penerima bansos yang terindikasi judi online pada 2026 jauh lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025 lalu, pemerintah menemukan sekitar 600 ribu penerima bantuan yang terhubung aktivitas judi online dan langsung dicoret dari daftar penerima.

Kemensos juga berencana kembali menyerahkan data terbaru hasil pembaruan Badan Pusat Statistik (BPS) kepada PPATK guna memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran dan meminimalkan penyalahgunaan.

Meski begitu, pemerintah tetap membuka peluang bagi warga yang benar-benar membutuhkan untuk kembali menerima bantuan melalui mekanisme pengajuan ulang.

“Kalau memang masuk kategori layak dan membutuhkan, tentu ada mekanisme reaktivasi,” tandasnya. (KP)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |