Di Tengah Gempuran Gadget, Ratusan Anak Bontang Pilih Habiskan Liburan di Perpustakaan

1 day ago 14

BONTANGPOST.ID, Bontang – Hari pertama pelaksanaan program BERLIAN (Bermain dan Berliterasi Selama Liburan di Perpustakaan) yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan anak memadati Perpustakaan Daerah Bontang (Pusdabon) untuk mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang disiapkan selama masa libur sekolah.

Program yang berlangsung mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026 itu menjadi salah satu upaya DPK Bontang menghadirkan alternatif kegiatan positif bagi anak-anak selama liburan sekaligus menumbuhkan minat baca dan budaya literasi sejak dini.

Selama pelaksanaannya, peserta dapat mengikuti empat kegiatan utama yang dikemas secara interaktif dan dapat diikuti secara gratis. Kegiatan tersebut meliputi DONAT (Dongeng Anak Bontang), BINTANG BACA (Bimbingan Literasi dan Membaca), REPLAY (Read Aloud and Bookish Play), serta SINEMA PUSDABON (Sinema Perpustakaan Daerah Bontang).

Antusiasme peserta terlihat sejak pagi. Anak-anak tampak mengikuti setiap sesi kegiatan dengan penuh semangat, mulai dari mendengarkan dongeng hingga bermain sambil belajar bersama teman-teman sebaya.

Salah seorang peserta, Naura, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena dapat bertemu banyak teman baru dan menikmati berbagai aktivitas yang disediakan.

“Senang karena banyak teman dan bisa bermain bersama,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Hal serupa disampaikan Sharena. Menurutnya, suasana perpustakaan yang ramai membuat libur sekolah terasa lebih menyenangkan dibanding hanya menghabiskan waktu di rumah.

“Kalau di rumah suka bosan. Di sini ramai dan banyak buku yang bisa dibaca,” katanya.

Sementara itu, Pustakawan DPK Bontang, Yunita Triana, menjelaskan program BERLIAN merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap masa libur sekolah sebagai sarana edukasi sekaligus hiburan bagi anak-anak.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi salah satu strategi untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gadget dengan menghadirkan kegiatan yang menarik, kreatif, dan edukatif.

“Sekarang pengaruh gadget terhadap anak sangat besar. Melalui kegiatan ini kami mencoba mengalihkan perhatian mereka agar tidak terlalu bergantung pada gadget. Anak-anak bisa belajar sambil bermain sehingga tidak mudah bosan,” jelasnya.

Ia berharap program BERLIAN dapat terus diminati masyarakat dan menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku serta budaya membaca sejak usia dini.

“Semoga kegiatan ini terus mendapat sambutan positif dan mampu menumbuhkan budaya literasi anak sejak dini,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |