BONTANGPOST.ID, Bontang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang direncanakan mendapat tambahan satu dapur baru di wilayah Bontang Lestari. Namun hingga kini, dapur tersebut belum bisa beroperasi karena masih terkendala proses persiapan dan administrasi.
Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Selatan, Aldila Huud, mengatakan saat ini terdapat enam dapur MBG yang telah beroperasi di Bontang Selatan. Berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan, jumlah dapur ideal di wilayah tersebut mencapai 11 unit.
“Salah satu yang direncanakan adalah dapur di Kelurahan Bontang Lestari. Lokasinya sebelum Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” ujar Aldila.
Menurutnya, bangunan dapur tersebut masih dalam tahap penyelesaian. Selain itu, pihaknya juga masih menunggu proses administrasi dari pemerintah pusat sebelum dapur bisa difungsikan.
“Kami masih menunggu pengurusan administrasi dari pusat. Jadi belum bisa dipastikan kapan mulai beroperasi,” jelasnya.
Jika sudah berjalan, dapur MBG di Bontang Lestari akan melayani kebutuhan makan bergizi bagi pelajar di sejumlah sekolah, mulai dari SD 004 dan SD 007, SMP 6, hingga SMK 4. Penentuan sasaran dilakukan berdasarkan jarak tempuh distribusi.
Sesuai regulasi, waktu pengantaran makanan dari dapur ke sekolah dibatasi maksimal 30 menit. Dengan bertambahnya jumlah dapur ke depan, pemerataan distribusi berdasarkan jarak diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
“Sekolah yang sebelumnya disuplai dapur lama bisa dialihkan ke dapur yang lebih dekat,” tuturnya.
Saat ini, enam dapur MBG di Bontang Selatan telah diresmikan dan beroperasi. Dapur 01 dan 02 berada di kawasan Bukit Indah. Dapur 01 melayani SD 009 Bontang Selatan dan SMP 3, sedangkan Dapur 02 melayani TK Darul Furqon, MTQ Al Furqon, dan SMP 2.
Dapur 03 berlokasi di Jalan Gajah Mada, Berebas Tengah, dengan sasaran 10 sekolah dan jumlah penerima mencapai 1.206 siswa. Dapur 04 berada di sekitar Andika Plaza dan melayani lima sekolah di bawah naungan DDI. Dapur 05 melayani tujuh sekolah, mulai dari tingkat KB hingga SMA.
Sementara itu, dapur ke-6 yang berlokasi di Jalan Antasari dijadwalkan mulai beroperasi pertengahan bulan ini dengan sasaran empat sekolah dasar dan satu taman kanak-kanak. (ak)















































