BONTANGPOST.ID – Siapa yang tidak tergoda dengan aroma ikan bakar yang menyeruak saat akhir pekan tiba?
Bayangan daging ikan yang lembut dengan bumbu meresap hingga ke dalam pasti sudah membuat air liur menetes.
Namun, momen menyenangkan ini seringkali berubah menjadi kekesalan saat kita mencoba membalik ikan, dan ternyata kulitnya justru menempel erat di kawat panggangan.
Hasilnya? Ikan jadi hancur, tampilannya berantakan, dan selera makan pun seketika hilang.
Banyak orang mengira hanya dengan mengoleskan minyak yang banyak, masalah lengket ini akan selesai.
Sayangnya, meski sudah dioles minyak, ikan tetap saja sering menempel dan sulit dilepaskan.
Ternyata, ada teknik khusus yang jarang diketahui oleh orang awam, namun menjadi standar wajib bagi para koki di restoran seafood bintang lima agar tampilan ikan tetap mulus sempurna.
Memahami cara membakar ikan yang benar bukan sekadar soal rasa, tapi juga soal estetika penyajian.
Pastikan Ikan dalam Kondisi Segar
Kesalahan pertama sering terjadi bahkan sebelum ikan menyentuh api. Kondisi fisik ikan sangat menentukan apakah ia akan menempel atau tidak.
Dilansir dari laman kuliner Serious Eats, kelembapan adalah musuh utama saat memanggang.
Jika ikan masih basah saat ditaruh di atas bara, ia akan mengalami proses penguapan yang justru membuat kulitnya lunak dan mudah menempel.
Pastikan Anda menepuk-nepuk permukaan ikan dengan tisu dapur hingga benar-benar kering sebelum mulai membumbui.
Jangan langsung membakar ikan yang baru keluar dari kulkas. Ikan yang sangat dingin akan mengalami kejutan suhu saat terkena panggangan panas, yang memicu reaksi kimia sehingga serat daging mencengkeram besi panggangan lebih kuat. Diamkan ikan sekitar 15-20 menit di suhu ruang sebelum mulai dibakar.
Persiapan Panggangan
Panggangan merupakan media yang harus dipersiapkan dengan matang. Jangan asal nyalakan api dan langsung tancap gas.
Mengutip dari tips yang sering dibagikan oleh Chef Juna Rorimpandey, panggangan harus dalam keadaan sangat panas sebelum ikan diletakkan.
Suhu yang tinggi akan menciptakan efek “searing” atau pengerasan seketika pada kulit ikan, sehingga terbentuk lapisan pelindung yang mencegah daging menempel.
Pastikan kawat panggangan Anda bersih dari sisa pembakaran sebelumnya. Setelah panggangan panas, gunakan lap yang dibasahi sedikit minyak (menggunakan penjepit) untuk mengolesi kawat.
Ini akan menciptakan lapisan anti lengket alami yang lebih efektif daripada sekadar mengolesi minyak pada ikannya saja.
Teknik Membalik Ikan
Kesalahan paling umum yang dilakukan pemula adalah terlalu cepat membalik ikan karena takut gosong.
Secara alami, ikan akan melepaskan diri dari panggangan jika permukaannya sudah matang sempurna dan mengeras.
Jika Anda mencoba membalik dan terasa ada tahanan, itu tandanya ikan belum siap. Tunggu beberapa saat lagi sampai sisi bawahnya benar-benar kering dan terlepas dengan sendirinya.
Gunakan spatula tipis yang lebar atau penjepit yang tidak tajam agar tidak merusak tekstur daging ikan yang lembut. Usahakan hanya membalik ikan satu kali saja untuk menjaga keutuhan bentuknya.
Penggunaan Bahan Alami sebagai Penghalang
Jika Anda masih ragu, ada trik tradisional yang sangat ampuh dan sering digunakan di berbagai daerah di Indonesia.
Alas Daun Pisang: Mengalasi ikan dengan sedikit daun pisang di atas panggangan tidak hanya mencegah lengket, tapi juga menambah aroma harum yang khas.
Garam Kasar: Taburkan sedikit garam kasar di atas kawat panggangan sebelum menaruh ikan. Garam ini akan berfungsi sebagai pembatas mekanis antara kulit ikan dan besi panggangan.
Sudah siap untuk mencoba pesta ikan bakar di rumah tanpa perlu khawatir hasilnya hancur?
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda kini punya rahasia koki profesional di tangan Anda. (KP)
















































