Tiang Listrik Mulai Berdiri, Batu Ampar Kutim Ditarget Nikmati Listrik Awal 2026

14 hours ago 6

BONTANGPOST.ID, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menargetkan layanan listrik di Kecamatan Batu Ampar mulai menyala pada awal 2026. Progres pembangunan infrastruktur kelistrikan kini mulai terlihat di lapangan, ditandai dengan berdirinya sejumlah tiang jaringan listrik di beberapa desa.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, program kelistrikan Batu Ampar telah memasuki tahap pelaksanaan. Beberapa desa disebut sudah mulai dipasangi tiang listrik sebagai tanda pembangunan berjalan.

“Sekarang sudah mulai terlihat progresnya. Beberapa desa sudah berdiri tiang listrik. Ini menandakan program kelistrikan mulai bergerak di lapangan,” ujarnya.

Pembangunan tiang jaringan listrik telah dilakukan di Desa Mawai Indah, Beno Harapan, Himba Lestari, dan Mugi Rahayu. Infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan listrik 24 jam bagi masyarakat Batu Ampar.

Program kelistrikan Batu Ampar termasuk dalam 50 program unggulan Bupati Kutim yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman.

Meski progres fisik mulai berjalan, Pemkab Kutim masih terus berkoordinasi dengan PT PLN terkait cakupan desa yang akan dialiri listrik.

“Saya terus menagih komitmen PLN. Informasinya ada sekitar 15 desa yang akan dialiri listrik, dan kami pastikan tidak ada desa yang terlewat,” tegas Ardiansyah.

Ia mengakui kondisi geografis Batu Ampar menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan jaringan listrik. Beberapa desa memiliki jarak tempuh puluhan kilometer dengan akses yang terbatas.

“Contohnya di Tepian Langsat, jaraknya cukup jauh. Ini tantangan teknis, tetapi bukan penghalang untuk mewujudkan pemerataan listrik,” katanya.

Berdasarkan laporan yang diterima Pemkab Kutim, pembangunan jaringan listrik akan berlanjut hingga awal 2026. Ardiansyah optimistis masyarakat dapat mulai menikmati aliran listrik secara bertahap pada kuartal pertama 2026.

“Insyaallah sekitar Februari atau Maret 2026 listrik sudah menyala. Itu target yang terus kami dorong,” ucapnya.

Untuk wilayah yang belum memungkinkan tersambung jaringan utama, Pemkab Kutim bersama PLN menyiapkan opsi sementara berupa pembangkit listrik mandiri atau genset sambil menunggu pembangunan jaringan permanen. (KP)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |