BONTANGPOST.ID, Bontang – Distribusi perlengkapan sekolah gratis bagi siswa di Kota Bontang memasuki tahap akhir. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memastikan seluruh stok sepatu, tas, buku tulis, dan seragam telah tersedia.
Namun, pembagian perlengkapan untuk siswa sekolah dasar (SD) masih dikebut dan ditargetkan rampung pekan ini.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan perlengkapan untuk jenjang SMP seluruhnya telah tersalurkan. Sementara di tingkat SD, distribusi tas dan sepatu masih berlangsung secara bertahap.
“Sepatu sekolah sudah tiba. Bahkan SMP sudah 100 persen sepatu, tas, buku dan seragam,” kata Saparuddin.
Menurutnya, kondisi berbeda terjadi pada jenjang SD. Seragam dan buku tulis siswa SD telah selesai dibagikan, sedangkan tas dan sepatu masih dalam proses distribusi ke sekolah.
Saparuddin menargetkan pembagian dua jenis perlengkapan tersebut dapat dirampungkan pekan ini. Dengan demikian, seluruh siswa penerima program perlengkapan sekolah gratis di Bontang diharapkan telah mendapatkan haknya.
“SD seragam dan buku tulis sudah 100 persen. Minggu ini sudah selesai tas dan sepatu SD,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlambatan distribusi bukan disebabkan ketersediaan barang. Seluruh perlengkapan sekolah yang disiapkan pemerintah disebut sudah berada di Bontang.
Persoalannya berada pada proses sebelum barang diserahkan kepada siswa. Disdikbud masih melakukan penghitungan ulang jumlah barang sekaligus mencocokkan ukuran sepatu dengan kebutuhan siswa.
“Barangnya sudah 100 persen, tetapi distribusi yang belum 100 persen karena banyak perlu dihitung ulang jumlah dan nomor ukuran sepatunya,” tuturnya.
Proses tersebut dilakukan agar perlengkapan yang diterima siswa sesuai dengan data penerima, terutama sepatu yang memiliki berbagai ukuran. Penghitungan ulang diperlukan untuk mencegah kesalahan saat pembagian di sekolah.
Selain itu, desain tas untuk siswa SD dan SMP dibuat berbeda. Saparuddin memastikan perbedaan tersebut merupakan bagian dari penyediaan perlengkapan berdasarkan jenjang pendidikan.
Tas SD memiliki gambar tujuh kebiasaan anak Indonesia Hebat berukuran besar di bagian tengah. Sementara pada tas SMP, gambar tersebut dibuat lebih kecil dan ditempatkan di bagian saku depan bawah.
Diketahui, Pemkot Bontang mengalokasikan anggaran program bantuan perlengkapan sekolah gratis mencapai Rp24,27 miliar.
Untuk seragam, pengadaan bagi 19.970 siswa SD dianggarkan sebesar Rp7,27 miliar. Sementara seragam SMP untuk 9.850 siswa dialokasikan Rp3,73 miliar.
Pengadaan sepatu sekolah untuk siswa SD dianggarkan Rp4,40 miliar, sedangkan sepatu SMP sebesar Rp2,17 miliar. Untuk tas sekolah, anggaran yang disiapkan mencapai Rp3,26 miliar untuk SD dan Rp1,61 miliar untuk SMP.
Selain itu, Pemkot Bontang mengalokasikan Rp1,20 miliar untuk buku tulis SD dan Rp595,92 juta untuk buku tulis SMP. Buku tersebut menggunakan desain sampul khusus.
Program ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan perlengkapan sekolah bagi siswa sekaligus memastikan seluruh penerima mendapatkan perlengkapan sesuai jenjang pendidikan masing-masing. (ak)


















































