PT Noorel Idea Menangi Tender Proyek Jargas Bontang Senilai Rp196,7 Miliar

2 weeks ago 39

BONTANGPOST.ID, Bontang – Proses lelang proyek pemasangan sambungan rumah jaringan gas (jargas) gratis di Kota Bontang telah diumumkan. Berdasarkan hasil tahapan lelang, perusahaan pemenang yang ditunjuk adalah PT Noorel Idea, perusahaan yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Mengacu pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), perusahaan tersebut menawar dengan nilai Rp196.756.145.588, dari pagu anggaran yang ditetapkan Kementerian ESDM sebesar Rp215,4 miliar.

Sesuai jadwal di SPSE, saat ini proses masih berada dalam tahap sanggah, dan pemenang dijadwalkan akan melakukan penandatanganan kontrak pada 12–25 November mendatang. Angka penawaran tersebut tidak hanya mencakup wilayah Bontang, tetapi juga dua daerah lain, yakni Demak dan Tana Tidung.

Diketahui, PT Noorel Idea juga pernah memenangkan tender pemasangan sambungan jargas sebelumnya di Bontang. Menurut sumber Kaltim Post, beberapa bagian pengerjaan proyek saat itu dibagi kepada perusahaan lain.

“Mereka sub-kan ke salah satu perusahaan. Tetapi kami belum tahu apakah skemanya sama,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya namun terlibat dalam pengerjaan sebelumnya.

Sebelumnya, target pemasangan sambungan gas gratis di Bontang ditetapkan untuk 10.553 rumah. Proyek ini direncanakan dimulai pada Oktober 2025 dan ditargetkan rampung pada Mei 2026.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan jargas Bontang dari Kementerian ESDM, Yunando Antasari, menjelaskan bahwa sejumlah tahapan penting dalam proyek ini tengah berjalan. Saat ini jaringan pipa induk sudah tersedia, dan tahap berikutnya adalah pemasangan pipa dari rumah sakit ke rumah tangga hingga ke kompor gas di setiap rumah.

Penetapan wilayah dan capel, persetujuan jalur pipa, serta penetapan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos) menjadi kewenangan pemerintah daerah setempat. Izin lingkungan juga sedang diproses secara paralel oleh Kementerian ESDM untuk mendukung kelancaran proyek.

Pembangunan jaringan gas ini dilakukan tanpa pungutan biaya dari masyarakat alias gratis.

“Jika ada pihak yang meminta uang, kami imbau untuk segera melaporkan ke kami,” pungkas Yunando. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |