BONTANGPOST.ID – Industri dalam negeri mulai merasakan dampak kenaikan harga dan kelangkaan plastik akibat gangguan pasokan global, termasuk efek penutupan Selat Hormuz yang mendorong biaya logistik dan energi. Kondisi ini berpotensi menaikkan harga produk makanan dan minuman dalam kemasan.
Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (Gapmmi), Adhi S. Lukman, mengatakan tekanan terhadap industri semakin berat karena kenaikan biaya bahan baku, energi, serta fluktuasi nilai tukar.
“Dampaknya sangat luar biasa. Pertama, yang paling cepat terasa adalah kenaikan nilai tukar rupiah dan energi karena banyak bahan baku yang dibeli dalam dolar AS,” ujar Adhi, Selasa (31/3).
Kondisi ini juga terkait ketersediaan bahan baku plastik, yang sebagian besar berasal dari Timur Tengah. Produksi di kawasan tersebut dilaporkan menurun signifikan sehingga pasokan plastik ke dalam negeri terbatas. Industri hulu plastik dalam negeri pun tercatat menurun hingga sekitar sepertiga kapasitasnya.
Harga plastik pun melonjak, dengan kenaikan di tingkat produsen berkisar 30–60 persen. Di tingkat pedagang, kenaikan bisa mencapai dua kali lipat karena keterbatasan stok.
“Beberapa pedagang bahkan menaikkan harga sampai 100 persen karena stok terbatas,” kata Adhi.
Kenaikan harga dan kelangkaan ini diperkirakan akan berdampak langsung pada harga produk kemasan, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang memiliki ketahanan stok terbatas. Hal ini berpotensi memicu inflasi serta mengganggu ketahanan pangan, karena keterbatasan kemasan dapat menghambat distribusi produk.
Adhi mengimbau pemerintah segera melakukan intervensi dengan koordinasi antara sektor hulu hingga hilir, termasuk pelaku usaha dan pedagang, agar situasi tidak memburuk. Ia menekankan pentingnya dukungan fiskal, misalnya penangguhan bea masuk bahan baku plastik dan penyelarasan regulasi untuk menekan biaya tambahan.
“Dalam kondisi ini, konsumen akan menjadi pihak paling terdampak. Pemerintah perlu langkah cepat agar solusi tidak membebani pihak tertentu,” tambahnya. (cnn)

















































