BONTANGPOST.ID, Bontang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan insan pendidikan asal Kota Bontang. Sebanyak 10 guru dan tenaga kependidikan (GTK) berhasil meraih penghargaan di ajang Gebyar GTK Kaltim 2025 yang digelar di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Minggu (2/11/2025) lalu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyebut prestasi ini menjadi bukti nyata peningkatan kualitas tenaga pendidik di Kota Taman.
“Alhamdulillah, para guru dan tenaga kependidikan kita berhasil menorehkan prestasi dalam Gebyar GTK tahun ini. Ini membuktikan bahwa kualitas pendidik di Bontang terus meningkat,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).
Ajang yang digagas Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kaltim ini memberikan penghargaan dalam tiga kategori: Guru Transformatif, Kepala Sekolah Transformatif, dan GTK Dedikatif.
Kategori Guru Transformatif, penghargaan diraih oleh:
-
Andinda Suparti Ningsih (Kelompok Belajar ABA 8) – Juara 1 tingkat PAUD
-
Nurdiana (TK YPK) – Juara 1 tingkat TK
-
Heri Siswoko – Juara 3 tingkat SMP
-
Wahyu Juli Hastuti (SMKN 1 Bontang) – Juara 1 tingkat SMK
-
Sumarni (Tenaga Kependidikan Disdikbud Bontang) – Juara 3 kategori pengawas TK
Kategori Kepala Sekolah Transformatif, penghargaan diraih oleh:
-
Yattini (TK Kreatif Salsabila) – Juara 3
-
Abdillah (SD 003 Bontang Utara) – Juara 1
Kategori GTK Dedikatif, penghargaan diberikan kepada:
-
Yuni Aprilianti (Tenaga Kependidikan Disdikbud) – Juara 1 kategori pengawas
-
Nila Ambarniah (TK Islam Asy Syifa) – Juara 3 kategori kombel satuan pendidikan
-
Jarot Endik Setiawan (Tenaga Kependidikan Disdikbud) – Juara 2 kategori kombel pengawas
Abdu Safa menegaskan, meski capaian ini membanggakan, pihaknya akan terus mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru di Bontang.
“Kami tidak ingin cepat berpuas diri. Pembinaan dan peningkatan mutu akan terus kami lakukan agar pendidikan di Bontang semakin maju,” tegasnya.
Sebagai informasi, Gebyar GTK Kaltim 2025 merupakan ajang apresiasi bagi insan pendidikan dan tokoh masyarakat se-Kalimantan Timur yang berkontribusi dalam pengembangan dunia pendidikan. (*)
















































