Surat Taruhan Bola Rp100 Juta yang Bikin Geger Warga Muara Badak Ternyata Editan AI

20 hours ago 12

BONTANGPOST.ID, Bontang Pembuat surat taruhan final Piala Dunia 2026 yang sempat viral di media sosial akhirnya menyampaikan permintaan maaf. Polisi juga memastikan dokumen tersebut bukan surat resmi, melainkan hasil edit menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Adrius Canto, warga Muara Badak, mengakui surat yang beredar merupakan dokumen yang telah dimodifikasi menggunakan AI. Ia menyebut hanya mengedit surat taruhan yang sebelumnya sudah viral, kemudian menambahkan nama seorang rekannya yang bekerja di salah satu kantor desa di Muara Badak serta meminta AI menambahkan materai agar tampak seperti dokumen resmi.

Menurut Adrius, unggahan itu dibuat untuk bercanda dan bukan untuk tujuan lain. Namun, ia tidak menyangka konten tersebut menyebar luas di media sosial.

“Sekitar lima jam setelah diposting, unggahan itu sudah saya hapus. Tapi tangkapan layarnya telanjur beredar dan dibagikan ulang oleh pengguna lain,” ujarnya saat dihubungi, Senin (20/7/2026).

Ia mengaku menyesal karena telah mencatut nama perangkat desa dalam unggahan tersebut.

“Saya mengakui ini kesalahan saya. Saya minta maaf karena sudah membawa nama perangkat desa. Postingan itu sudah saya hapus dan saya pastikan tidak akan mengulangi perbuatan seperti ini,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kapolsek Muara Badak Iptu Danang Wahyu Rahardika mengatakan hasil penelusuran polisi memastikan surat yang beredar bukan dokumen resmi.

Polisi menemukan cap pada surat tersebut berbeda dengan stempel asli milik desa sehingga informasi yang beredar dipastikan tidak benar.

“Hasil pengecekan menunjukkan cap yang digunakan berbeda dengan stempel resmi desa. Jadi dokumen yang beredar dipastikan bukan surat resmi,” ujar Danang.

Ia mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakan teknologi AI dan media sosial agar tidak menimbulkan keresahan maupun merugikan pihak lain.

“Gunakan media sosial secara bertanggung jawab. Jangan sampai konten yang dibuat untuk bercanda justru menimbulkan kesalahpahaman dan merugikan orang lain,” pungkasnya.

Sebelumnya, surat perjanjian taruhan pertandingan final Piala Dunia 2026 bernilai Rp100 juta sempat menghebohkan warga Muara Badak. Dokumen itu memuat kesepakatan taruhan antara pendukung Spanyol dan Argentina dengan objek taruhan berupa seluruh isi warung masing-masing pihak, lengkap dengan tanda tangan, saksi, dan cap yang menyerupai dokumen desa. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |