Turap Jalan Tennis Bontang Dipersoalkan Warga, Kontraktor dan PUPRK Klaim Sesuai Spesifikasi

15 hours ago 6

BONTANGPOST.ID, Bontang Video yang memperlihatkan dugaan kualitas pembangunan turap sungai di Gang Milik Bersama, Jalan Tennis, Kelurahan Api-Api, ramai diperbincangkan warga. Dalam rekaman tersebut, perekam mempertanyakan kualitas pekerjaan karena menemukan bagian turap yang dinilai belum sesuai spesifikasi.

Video itu menunjukkan sela-sela batu pada dinding turap yang belum terisi penuh. Perekam juga mengelupas material di bagian kaki turap dan menduga campuran semen yang digunakan terlalu sedikit sehingga material mudah hancur.

“Tanah semua ini,” ucap perekam dalam video sambil mengopek material yang telah mengering.

Menanggapi hal tersebut, pelaksana proyek dari CV Inti Bumi, Itto, menegaskan pekerjaan tidak dilakukan asal-asalan. Ia menjelaskan bahwa bagian yang dipersoalkan warga merupakan segmen kedua dari total tujuh segmen pekerjaan dan hingga kini masih dalam tahap pelaksanaan.

Menurutnya, rongga di antara susunan batu memang belum diisi karena masih menunggu proses pemasangan bekisting. Setelah tahapan tersebut selesai, seluruh bagian akan dicor sehingga sela-sela batu terisi penuh sesuai metode pekerjaan.

“Itu nanti akan diisi semen coran, Mas. Ini masih pengerjaan,” ujarnya saat ditemui, Jumat (17/7/2026).

Ia menjelaskan, dari target pembangunan sepanjang 33 meter pada segmen kedua, progres pekerjaan baru mencapai sekitar 18 meter.

Terkait material pada bagian kaki turap yang mudah terkelupas, Itto menyebut kondisi tersebut terjadi karena pekerjaan baru selesai dilakukan sehingga adukan belum mengeras sempurna.

“Itu baru dikerjakan yang di ujungnya. Wajar saja belum sehari, kalau dikopek pasti materialnya terkupas. Tapi kalau sekarang mau dibuktikan bisa,” katanya.

Kondisi pembangunan turap sungai di Gang Milik Bersama, Jalan Tenis, Kelurahan Api-Api, yang menjadi sorotan warga karena diduga belum sesuai spesifikasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air (SAMSDA) Dinas PUPRK Bontang, Edi Suprapto, memastikan pekerjaan turap telah mengacu pada spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Ia menjelaskan, untuk pasangan batu pada kaki turap digunakan komposisi adukan satu bagian semen dan empat bagian pasir sesuai ketentuan teknis.

Meski demikian, pihaknya tetap akan menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi proyek.

“Nanti kami akan melakukan pengecekan juga ke lapangan,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (18/7/2026).

Edi menambahkan, proyek pembangunan turap tersebut mulai dikerjakan pada Juni 2026 menggunakan anggaran APBD Kota Bontang senilai sekitar Rp11 miliar dan dilaksanakan oleh CV Inti Bumi. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |