BONTANGPOST.ID, Bontang – Jamaluddin, nelayan asal RT 14 Kelurahan Berbas Pantai yang sempat dilaporkan hilang, akhirnya kembali ke rumah dalam keadaan selamat setelah melaut lebih lama dari biasanya.
Lurah Berbas Pantai, Hadi Jumianto, mengatakan Jamaluddin pulang pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 19.11.
Menurut Hadi, Jamaluddin biasanya melaut selama sekitar tujuh hari. Namun kali ini ia berada di laut lebih dari 10 hari tanpa memberikan kabar kepada keluarga karena tidak membawa alat komunikasi.
Kondisi tersebut membuat pihak keluarga khawatir hingga melaporkannya ke kelurahan. Laporan kemudian diteruskan kepada BPBD Bontang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
“Makanya istrinya melapor ke kami, lalu kami teruskan ke BPBD,” ujar Hadi saat dihubungi, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, Jamaluddin sengaja memperpanjang waktu melaut karena hasil tangkapan ikan yang diperoleh masih minim.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bontang melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail, mengatakan Jamaluddin berangkat melaut pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 07.00 Wita dari Pelabuhan Berbas Tengah menuju area pengeboran lepas pantai Wesenol.
Setelah itu, ia berpindah ke sekitar area pengeboran Ataka untuk mencari ikan.
Pada Jumat (15/5/2026), Jamaluddin diketahui masih bersama nelayan lain bernama Hilan. Namun rekannya tersebut lebih dulu kembali ke daratan, sementara Jamaluddin tetap melaut hingga akhirnya tidak dapat dihubungi keluarga.
Mendapat laporan tersebut, BPBD Bontang langsung berkoordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait untuk melakukan langkah penanganan.
“Pada Selasa malam kami menerima informasi bahwa korban telah ditemukan oleh rekan sesama pemancing dan dalam kondisi selamat,” ujar Ismail.
Ia menambahkan, masih banyak nelayan yang pergi melaut tanpa membawa alat komunikasi maupun GPS, padahal perangkat tersebut sangat penting untuk keselamatan di laut.
“Minimal alat komunikasi harus dibawa. Itu penting untuk keselamatan dan memudahkan proses pemantauan saat keadaan darurat,” pungkasnya. (*)

















































