BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang terus mendorong pemerataan akses energi dengan membuka kembali Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis bagi warga yang belum memiliki sambungan listrik mandiri.
Program ini menyasar masyarakat yang masih menumpang aliran listrik dari tetangga maupun keluarga, sebagai bagian dari upaya mencapai target elektrifikasi 100 persen di Kota Taman.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Sekretariat Kota Bontang, Moch Arif Rochman, mengatakan program tersebut merupakan kelanjutan dari upaya pemerintah dalam meningkatkan akses listrik bagi seluruh warga.
Sebelumnya, sebanyak 553 sambungan listrik gratis telah direalisasikan melalui program bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Namun, setelah dilakukan pendataan ulang, masih ditemukan warga yang belum memiliki sambungan listrik mandiri.
“Yang 553 sambungan itu sudah terpasang. Setelah kami sisir lagi, ternyata masih ada warga yang belum tersambung aliran listrik PLN,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Pemkot Bontang saat ini masih membuka pendataan tambahan bagi masyarakat yang memenuhi syarat. Data tersebut akan digunakan untuk pengajuan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Arif menegaskan, program BPBL tidak membatasi penerima berdasarkan kategori ekonomi tertentu. Selama warga belum memiliki sambungan listrik sendiri dan memenuhi syarat administrasi, tetap dapat diusulkan.
“Tidak ada ketentuan harus masuk desil tertentu. Syaratnya cukup KTP, KK, dan alamat rumah lengkap,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses realisasi pemasangan masih menunggu verifikasi dan keputusan dari pemerintah pusat, sehingga waktu pelaksanaan bisa dilakukan tahun ini atau tahun berikutnya.
“Masih tahap usulan ke kementerian, pelaksanaannya menunggu proses dari pusat,” terangnya.
Pemkot Bontang mengimbau masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik mandiri agar segera melapor melalui kelurahan atau RT setempat untuk didata. (ak)

















































