PT LBB Siap Lunasi Utang Rp2,9 Miliar, Tapi Ogah Bayar Bunga karena Alasan Ini

1 day ago 13

BONTANGPOST.ID, Bontang – PT Laut Bontang Bersinar (LBB) terus membenahi kondisi keuangan perusahaan dengan menyelesaikan berbagai kewajiban yang diwariskan manajemen sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kondisi finansial sekaligus meningkatkan kepercayaan calon investor.

Direktur Utama PT LBB, Hariyadi, mengatakan salah satu kewajiban yang telah diselesaikan ialah tunggakan kontribusi tetap kepada Pemerintah Kota Bontang beserta dendanya.

“Kontribusi tetap beserta dendanya sudah kami lunasi, sehingga persoalan itu tidak lagi menjadi beban perusahaan,” ujarnya.

Selain itu, PT LBB masih menjalani proses restrukturisasi utang senilai Rp2,9 miliar dengan salah satu investor. Persoalan tersebut kini dimediasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan setelah investor mengajukan gugatan.

Hariyadi menegaskan, perusahaan siap melunasi pokok utang, tetapi tidak bersedia membayar bunga yang terus bertambah selama beberapa tahun terakhir.

“Posisi kami jelas. Kami siap menyelesaikan pokok utangnya, tetapi bunga tidak kami sanggupi karena akan membebani kondisi keuangan perusahaan,” katanya.

Menurutnya, apabila perusahaan dipaksa membayar pokok beserta bunga, arus kas PT LBB akan terganggu dan berpotensi memengaruhi keberlangsungan operasional perusahaan.

Ia menjelaskan, kerja sama investasi tersebut merupakan kesepakatan yang dibuat manajemen sebelumnya dalam bentuk penanaman modal kerja dengan masa perjanjian selama tiga tahun. Masa kerja sama itu kini telah berakhir.

Dalam perjanjian tersebut, PT LBB memiliki kewajiban membayar sekitar Rp68 juta setiap bulan kepada investor. Namun pembayaran dihentikan setelah perkara bergulir ke pengadilan.

“Kami tidak ingin mengambil langkah yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum. Karena sudah masuk proses pengadilan, kami menunggu penyelesaian melalui mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Hariyadi menambahkan, penyelesaian berbagai persoalan lama menjadi bagian dari komitmen manajemen untuk memperbaiki tata kelola perusahaan dan memulihkan kepercayaan investor.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris meminta manajemen segera menuntaskan persoalan hukum maupun keuangan yang masih membebani perusahaan.

Menurutnya, kondisi keuangan yang sehat menjadi syarat penting untuk menarik investor baru. Saat ini, kata dia, sudah ada calon investor yang berminat menanamkan modal hingga ratusan miliar rupiah untuk pengembangan Pelabuhan Loktuan.

“Calon investor memahami kondisi PT LBB saat ini, tetapi mereka meminta perusahaan kembali mempresentasikan rencana pengembangannya setelah persoalan internal dapat diselesaikan,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |