BONTANGPOST.ID, Bontang – Memasuki hari keempat pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA di Kota Bontang, jalur prestasi menjadi pilihan favorit calon peserta didik. Tingginya minat pendaftar membuat kuota di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Bontang telah terlampaui.
Masing-masing sekolah menyediakan 76 kursi untuk jalur prestasi. Namun hingga hari keempat pendaftaran, jumlah berkas yang masuk sudah melebihi daya tampung.
Ketua Panitia SPMB SMA Negeri 1 Bontang, Nurdin, mengungkapkan sementara ini terdapat sekitar 120 pendaftar yang bersaing memperebutkan kuota tersebut.
“Ramai sekali peminat jalur prestasi. Akibatnya sudah ada pendaftar yang tersisih dari pilihan pertamanya,” ujarnya.
Nurdin menjelaskan, peserta yang tidak lolos di pilihan pertama tidak otomatis gugur. Sistem akan mengalihkan mereka ke sekolah pilihan berikutnya selama sebelumnya telah dicantumkan saat pendaftaran dan nilai yang dimiliki masih memenuhi persyaratan.
Pada jalur prestasi, penilaian dilakukan melalui kombinasi nilai rapor lima semester sebesar 60 persen dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebesar 40 persen. Hasilnya kemudian ditambah poin prestasi sesuai tingkat dan peringkat kejuaraan yang dimiliki calon siswa.
Selain itu, peserta yang memilih sekolah sebagai pilihan pertama akan memperoleh tambahan nilai sebesar 100 poin.
“Sistem akan mengurutkan peserta berdasarkan nilai tertinggi hingga terendah,” jelasnya.
Kondisi serupa juga terjadi di SMA Negeri 2 Bontang. Dari kuota 76 kursi yang disediakan, jumlah pendaftar juga telah melampaui kapasitas.
Kepala SMA Negeri 2 Bontang, Suyanik, mengatakan pihak sekolah belum dapat mengetahui secara pasti jumlah peserta yang tersisih karena data tersebut berada di sistem aplikasi.
“Kami tidak bisa melihat berapa yang tersisih karena residunya ada di aplikasi,” katanya.
Ia menambahkan, peluang pergeseran peringkat masih sangat mungkin terjadi mengingat pendaftaran jalur prestasi baru akan ditutup pada Jumat (26/6).
“Sistem akan terus memperbarui peringkat secara otomatis berdasarkan nilai pendaftar,” ungkapnya.
Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di SMA Negeri 3 Bontang. Dari total kuota 76 kursi jalur prestasi, hingga kini masih tersedia delapan kursi yang belum terisi. (ak)


















































