Neni Terbitkan SE Gerakan Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Perusahaan Diminta Beri Dispensasi

2 days ago 13

BONTANGPOST.ID, Bontang Pemerintah Kota Bontang mendorong keterlibatan aktif para ayah dalam pendidikan anak melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah. Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Wali Kota Bontang Nomor 100.3.4.3/1073/DP3AKB/2026 yang diterbitkan pada 10 Juli 2026.

Surat edaran itu merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026. Program tersebut bertujuan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak usia dini, sekaligus membangun kedekatan emosional agar anak lebih siap memulai tahun ajaran baru.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan kehadiran ayah pada hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar anak hingga gerbang sekolah. Menurutnya, momen tersebut menjadi bentuk dukungan emosional yang mampu menumbuhkan rasa aman, percaya diri, dan semangat anak saat memulai proses belajar.

“Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, kami ingin memperkuat peran ayah dalam pengasuhan. Kehadiran ayah menjadi bentuk dukungan emosional yang sangat berarti bagi anak ketika memulai aktivitas belajar di sekolah,” ujar Neni.

Dalam surat edaran tersebut, seluruh kepala sekolah jenjang KB/TK/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs di Kota Bontang diminta mengimbau orang tua, khususnya para ayah, untuk mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah. Program ini juga diharapkan menjadi agenda rutin setiap awal tahun ajaran sebagai bagian dari penguatan pola pengasuhan dalam keluarga.

Selain mengajak orang tua berpartisipasi, sekolah juga diminta mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan dan mengunggah laporan melalui tautan yang telah disediakan paling lambat 31 Juli 2026. Dokumentasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi pelaksanaan program di seluruh satuan pendidikan.

Dukungan terhadap gerakan ini juga melibatkan lingkungan kerja. Pemkot Bontang mengimbau seluruh perangkat daerah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, rumah sakit, puskesmas, hingga kantor kelurahan memberikan dispensasi kepada pegawai yang mengantar anak pada hari pertama sekolah.

Kebijakan tersebut diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata dunia kerja terhadap penguatan fungsi keluarga sekaligus mendorong terciptanya keseimbangan antara kehidupan kerja dan peran pengasuhan.

Seluruh lurah di Kota Bontang juga diminta mengajak masyarakat, khususnya para ayah, untuk berpartisipasi dalam gerakan tersebut. Selain itu, lurah bertugas memantau pelaksanaan kegiatan di sekolah-sekolah yang berada di wilayahnya masing-masing.

Neni berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi budaya yang memperkuat keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak.

“Keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga. Kami berharap para ayah dapat meluangkan waktu untuk hadir mendampingi anak-anaknya di hari pertama sekolah sebagai bentuk kasih sayang dan komitmen dalam mendukung tumbuh kembang mereka,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |