Begal di Bukit Kusnodo Bontang Ternyata Pengeroyokan, Kasus Berakhir Damai

14 hours ago 10

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kasus yang sempat viral sebagai aksi begal di kawasan Bukit Kusnodo, akhirnya berakhir damai.

Polsek Teluk Pandan memastikan, peristiwa yang menimpa seorang guru SD, Cornelius Toding, pada Senin (6/4/2026) malam bukan pembegalan, melainkan pengeroyokan yang dipicu kesalahpahaman.

Kapolsek Teluk Pandan Iptu Joko Feriyanto mengatakan, pihaknya telah mempertemukan korban dan para pelaku dalam proses mediasi.

“Hasilnya, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Kami mengedepankan problem solving, dan alhamdulillah sudah ada kesepakatan damai,” ujarnya.

Dalam mediasi tersebut, para pelaku mengakui perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada korban. Permintaan tersebut diterima, dan korban memilih tidak melanjutkan proses hukum.

Keluarga pelaku juga menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab, mulai dari memperbaiki handphone korban hingga menanggung seluruh biaya pengobatan.

Sebelumnya, kejadian ini sempat membuat warga resah karena disebut sebagai aksi begal. Namun, korban kemudian meluruskan informasi tersebut melalui video klarifikasi.

“Bukan begal, ini murni pengeroyokan karena ada kesalahpahaman,” kata Cornelius.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya robek di alis kiri, lebam di mata kiri dan pelipis kanan, serta lecet di bibir dan lutut.

Sebelumnya, aparat Polsek Teluk Pandan bersama Satreskrim Polres Kutim dan Polres Bontang telah mengamankan tiga pelaku pada Kamis (9/4/2026).

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengungkapkan, awalnya korban mengaku diserang oleh orang tak dikenal. Namun setelah penyelidikan lebih lanjut, korban mengakui mengenal para pelaku dan memiliki riwayat komunikasi sebelumnya.

“Dari situ kami kembangkan dan ketiga pelaku berhasil diamankan di lokasi berbeda,” ujarnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |