Polemik Lapak Pasar Loktuan Memanas, Wawali Bontang Minta Kembali ke Data Awal

1 day ago 15

BONTANGPOST.ID, Bontang – Polemik lapak di Pasar Taman Citra Mas Loktuan mendapat perhatian Pemerintah Kota Bontang.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, meminta penataan lapak dikembalikan pada data awal pedagang untuk menghindari konflik.

Menurutnya, persoalan ini muncul akibat ketidakseimbangan antara jumlah pedagang dan ketersediaan lapak.

“Persoalan pasar ini memang tidak sederhana. Jumlah pedagang dengan lapak tidak seimbang,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Ia menegaskan, jika terjadi klaim ganda atau perselisihan, penyelesaian harus mengacu pada data awal saat relokasi pasar dilakukan.

“Saya minta pengelola pasar kembali ke data awal saja. Itu yang paling jelas,” tegasnya.

Agus Haris menjelaskan, data tersebut berasal dari pedagang yang direlokasi pascakebakaran pasar lama. Namun, dalam perjalanannya terjadi perubahan, termasuk praktik penyewaan lapak yang memicu persoalan baru.

Dalam kasus yang mencuat, pedagang ikan Abdul Rauf awalnya menempati lapak di Gedung A sebelum dipindahkan ke Gedung B pada April 2026.

Menurutnya, penataan seharusnya tetap mengacu pada data awal agar tidak terjadi tumpang tindih kepemilikan.

“Kalau pedagang itu awalnya di Gedung A, ya disesuaikan dengan data awal,” jelasnya.

Ia juga meminta dilakukan penelusuran ulang terhadap perubahan data kepemilikan lapak. Pedagang baru, kata dia, tidak bisa langsung menempati lapak jika tidak terdaftar sejak awal.

Agus Haris menilai, langkah mengembalikan penataan ke data awal merupakan solusi paling realistis untuk meredam konflik di lapangan.

“Tidak perlu banyak skema. Kembalikan ke data awal dulu,” pungkasnya.

Sebelumnya, polemik lapak mencuat setelah seorang pedagang ikan, Abdul Rauf, didatangi pihak yang mengklaim sebagai pemilik sah lapak dengan membawa surat resmi dari UPT Pasar. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |