Pelajar Asal Bontang Kuasai Lima Alat Musik, Siap Unjuk Gigi di FLS3N

1 month ago 19

BONTANGPOST.ID, Bontang – Alunan petikan dawai gitar sangat indah dilakukan oleh Urania Gloriana Primetta Elyoan. Pelajar SMA 1 Bontang ini menunjukkan kemahirannya dalam nomor tanding instrumen solo Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Teknik penjarian di tambah perpaduan chord manis membuat lagu daerah menjadi naik kelas.

Mata juri pun terpukau saat melihatnya. Hasilnya ia berhasil menjadi wakil Bontang dalam FLS3N tingkat provinsi. Kepada Kaltim Post (induk Bontang Post) Glory (sapaan akrab Urania), mengaku sudah bermain gitar sejak berumur 10 tahun. Tepatnya saat duduk sebagai pelajar kelas IV SD.

“Saya belajar dari ayah saya,” kata Glory. Teknik bermain gitar ini didapatkan secara otodidak. Ia lebih sering melihat beberapa gitaris mengunggah penampilannya di YouTube. Pada saat VIII SMP ia mengikuti lomba FLS2N (nama sebelum FLS3N) di nomor duo gitar. Kala itu, ia bersama rekannya berhasil menjadi juara kedua.

Keikutsertaan di ajang FLS3N kali ini sangat mujur. Pasalnya tidak ada proses seleksi di lingkup sekolah. Bahkan dirinya yang merupakan satu-satunya bisa menjadi wakil SMA 1. Materi yang dibawakan saat lomba ialah lagu asal daerah Jawa Barat ‘Es Lilin’. Menurutnya lagu ini memiliki tingkat kesulitan yang terbilang cukup.

Apalagi Glory merupakan pelajar yang bukan berasal dari daerah tersebut. Alhasil harus menambahkan beberapa instrumen khas Jawa Barat. Teknik yang dipelajari sebelumnya meliputi penjarian, trs klo, vibrato, serta memahami repertoar musik klasik dan tradisional.

“Saya menambahkan ornamen Sunda sehingga ciri khas dari lagu itu tetap ada,” ucap perempuan kelahiran Bontang, 1 Januari 2008 ini. Persiapan yang dilakukan sekira satu bulan. Ia pun tidak menyangka dengan capaian ini. Awalnya ia hanya menargetkan masuk tiga besar. Mengingat ada beberapa saingan berat yang merupakan jawara di tingkat provinsi pada FLS2N tahun lalu dari SMA YPK.

Terkait perlombaan di tingkat provinsi diperkirakan pada bulan depan. Skemanya yakni tatap muka. Namun, ia masih menunggu informasi lebih lanjut. Jeda durasi tersebut digunakan untuk terus berlatih.

“Pastinya saya ingin menambahkan teknik gitar yang cukup sulit di lagu sebelumnya. Ini pertama kali ikut FLS3N sampai tingkat Kaltim,” tutur pelajar yang beralamat di Jalan Bandung RT 26 Gunung Telihan ini.

Target yang dipatok Glory sungguh tinggi. Yakni menjadi wakil Kaltim di tingkat nasional atau memperoleh juara pertama. Ia pun memprediksi saingan terberat dari Kota Samarinda dan Balikpapan.

Di samping gitar, Glory juga cukup mahir memainkan alat musik lainnya. Piano, bass, biola, dan drum bisa dibawakan mengikuti irama lagu yang ada. Terakhir ia ikut dalam gerbong kontingen PPGT Klasis Bontang Kutai Kaltim saat porseni PPGT se-Kalimantan.

Glory yang membantu di nomor tanding vokal grup berhasil menyabet juara kedua mengiringi perpaduan vokal menggunakn biola. “Ke depan saya ingin menjadi dosen fakultas musik,” pungkas anak dari pasangan Elia Junar dan Yohana Rante Allo ini. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |