Begini Kronologi Kecelakaan Beruntun Empat Truk di Jalan Poros Bontang

15 hours ago 6

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kecelakaan beruntun melibatkan empat truk terjadi di Jalan Poros Samarinda-Bontang KM 73, Desa Makarti, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. Proses evakuasi seluruh kendaraan berlangsung hingga Kamis (13/8/2026) dini hari.

Kecelakaan terjadi ketika arus kendaraan dari arah Samarinda menuju Bontang tengah padat dan mengalami antrean.

Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo melalui Kasat Lantas AKP Purwo Asmadi mengatakan, kecelakaan bermula saat truk putih pengangkut cairan perusahaan bernomor polisi KT 8110 ZU melaju dari arah Samarinda menuju Bontang.

Setibanya di lokasi, pengemudi diduga tidak mengetahui adanya antrean kendaraan di depannya sehingga tidak sempat mengurangi laju kendaraan. Pengemudi kemudian berupaya menghindari dua mobil yang berada di depannya dengan mengambil jalur berlawanan.

Namun, dari arah Bontang menuju Samarinda melaju truk tangki pengangkut solar. Tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Setelah menabrak truk tangki solar, truk KT 8110 ZU kembali membanting kemudi hingga menabrak truk pengangkut tabung LPG. Truk LPG tersebut kemudian terdorong dan menghantam truk LPG lain yang berada di depannya.

Rangkaian tabrakan tersebut akhirnya melibatkan empat kendaraan truk.

“Untuk sekarang ada empat kendaraan truk yang terlibat,” terang Purwo saat ditemui, Kamis (13/8/2026).

Akibat benturan, salah satu sopir truk LPG sempat terjepit di dalam kabin. Petugas gabungan berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 20.00 Wita.

Korban mengalami luka ringan pada bagian paha. Setelah dievakuasi, korban kemudian mendapatkan penanganan medis di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dan diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan.

“Sementara tiga pengemudi truk lainnya dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka,” ungkapnya.

Meski sopir yang terjepit berhasil dievakuasi, proses penanganan belum selesai. Empat truk yang berada di badan jalan membuat arus lalu lintas terganggu dan menyebabkan antrean kendaraan di sekitar lokasi.

Proses evakuasi kendaraan berlangsung sekitar sembilan jam. Seluruh kendaraan akhirnya berhasil dievakuasi dan jalur kembali dapat dilintasi sekitar pukul 04.30 Wita, Kamis (13/8/2026).

Sementara itu, pengemudi truk putih KT 8110 ZU masih berada di Pos PJR (Patroli Jalan Raya) untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut.

“Arus lalu lintas sekarang di kawasan tersebut sudah berangsur normal,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |