Kronologi Tenggelamnya Kapal Wisata di Perairan Bontang Kuala, Awalnya Niat Menolong

22 hours ago 9

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kapal wisata yang hendak membantu kapal lain mengalami mati mesin justru karam setelah dihantam ombak di perairan Bontang Kuala, Selasa (11/8/2026).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, Usman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail Abdullah, mengatakan kapal tersebut sebelumnya bergerak untuk membantu kapal wisata lain yang mengalami kerusakan mesin.

Setelah penumpang kapal yang mengalami gangguan berhasil dipindahkan, kapal kemudian membawa mereka kembali menuju Pelabuhan Bontang Kuala.

“Namun, saat mendekati perairan dangkal, kapal dihantam ombak hingga air masuk ke  badan kapal,” ungkapnya saat dihubungi.

Anak buah kapal (ABK) kemudian mengarahkan kapal menuju perairan yang lebih dangkal. Namun, kapal tidak mampu melanjutkan perjalanan karena air yang masuk semakin banyak hingga akhirnya karam.

Saat penumpang masih berpegangan pada kapal yang karam, sebuah kapal nelayan melintas dan membantu proses evakuasi. Tim BPBD yang menerima laporan melalui Call Center 112 juga langsung menuju lokasi menggunakan speedboat.

“Proses evakuasi turut dibantu dua kapal nelayan. Seluruh penumpang sudah menggunakan pelampung saat dievakuasi,” terangnya.

Sebagian besar penumpang dalam kondisi sehat. Namun, beberapa di antaranya mengalami syok sehingga harus mendapatkan penanganan medis di RS Amalia.

Evakuasi melibatkan tim gabungan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang serta masyarakat.

Korban yang membutuhkan penanganan medis dibawa menggunakan mobil komando BPBD dan ambulans rescue Disdamkartan.

Laporan kejadian diterima BPBD sekitar pukul 15.39 Wita. Tim langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan selamat.

“Yang terpenting seluruh penumpang berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan. Untuk korban yang mengalami syok sudah dibawa ke rumah sakit,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kapal wisata tenggelam di perairan sekitar Bontang Kuala, Selasa (11/8/2026). Sebanyak 29 orang berada di dalam kapal tersebut. Mereka terdiri dari 25 wisatawan asal Samarinda, tiga tour guide dan satu nakhoda.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang Amiluddin mengatakan, kapal tersebut diduga mengalami kelebihan muatan hingga akhirnya tenggelam.

Dalam insiden tersebut, sejumlah penumpang mengalami gangguan kesehatan. Tiga wisatawan yakni Rivaldi, Paramita, dan Marsela mengalami sesak napas. Sementara satu korban lainnya sempat pingsan. Paramita diinfokan sedang mengandung.

Nakhoda kapal, Tombo, juga mengalami sesak napas dan kram pada kaki. Setelah dievakuasi nelayan dari laut, Tim Medis Regu 2 Disdamkartan langsung menuju lokasi menggunakan ambulans medis bersama unit BPBD Bontang. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |