838 Siswa Bontang Selatan Terima Seragam Gratis, Neni Tekankan Pendidikan Tanpa Bullying

4 hours ago 5

BONTANGPOST.ID, Bontang  Sebanyak 838 siswa SDN 001 dan SDN 013 Bontang Selatan menerima bantuan perlengkapan dan seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kota Bontang. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari program bantuan pendidikan bagi sekitar 35 ribu pelajar di Kota Bontang.

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di SDN 001 dan SDN 013 Bontang Selatan. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyematan selempang Duta Sekolah serta peresmian sejumlah fasilitas penunjang pembelajaran.

Program bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis merupakan upaya Pemkot Bontang untuk memastikan kebutuhan dasar pendidikan tidak menjadi beban tambahan bagi keluarga. Pemerintah juga mengalokasikan minimal 20 persen dari total anggaran daerah untuk sektor pendidikan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan pengeluaran orang tua sekaligus mendukung upaya menekan potensi anak putus sekolah akibat kendala ekonomi.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik. Menurutnya, siswa juga perlu memiliki karakter kuat, kemampuan berkomunikasi, serta keberanian menghadapi kegagalan.

Neni meminta para pelajar terus memupuk semangat pantang menyerah dan membiasakan sikap saling menghargai. Hal tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman sekaligus mencegah perundungan atau bullying.

“Terus belajar, berdoa, hormati orang tua dan guru. Jangan takut gagal, karena dari kegagalan kita bisa belajar dan bangkit kembali,” kata Neni.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan literasi bagi para pelajar. Literasi, kata Neni, tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga memahami informasi, berkomunikasi, hingga memecahkan persoalan.

Kehadiran Neni di sekolah tersebut disambut antusias para siswa. Mereka menyambut wali kota dengan nyanyian Rukun Sama Teman dan Sahabat Sekolah.

Selain memberikan bantuan perlengkapan sekolah, Pemkot Bontang turut memperkuat fasilitas pembelajaran. Di SDN 001 Bontang Selatan, fasilitas Taman Numerasi dan studio podcast sekolah turut diresmikan untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif.

SDN 001 Bontang Selatan sendiri telah berstatus sebagai Sekolah Ramah Anak, Pusat Sahabat Informasi Anak kategori Madya, serta meraih predikat Adiwiyata Nasional.

Kepala SDN 001 Bontang Selatan Novita Susyati mengatakan, perpustakaan sekolahnya terpilih sebagai perpustakaan terbaik di Kota Bontang periode 2023–2025. Sekolah tersebut juga dua kali mewakili Bontang di tingkat provinsi dan berhasil meraih Juara 2.

Pada 2025, SDN 001 Bontang Selatan mencatat Indeks SKM sebesar 90,60. Sekolah tersebut juga terpilih sebagai salah satu dari 80 Sahabat Sekolah Dasar tingkat nasional dari sekitar 3.700 pendaftar.

Program tersebut diperkuat melalui penerapan tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari pengembangan karakter siswa.

Sementara itu, SDN 013 Bontang Selatan turut menunjukkan kualitas lingkungan belajar dengan meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi.

Prestasi siswa dari kedua sekolah juga cukup beragam. Zayla Shakila El Bahir, Jena Rahma Aisyah, Muhammad Rhisyam Al-Zailani, dan Muhammad Naufal Al Fatih tercatat mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional.

Muhammad Rhisyam secara khusus berhasil meraih Juara 2 Lomba Bertutur Kaltim dan Juara Harapan 1 FLS3N. Prestasi lainnya datang dari berbagai bidang, mulai dari Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), sepak bola, soft tennis, kompetisi menulis, hingga pencak silat.

“Para pelajar ini tentunya membawa harum nama Kota Bontang dengan prestasi yang mereka dapatkan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda Bontang Akhmad Suharto turut memberikan motivasi kepada para pelajar agar berani mengejar prestasi di berbagai bidang.

Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha juga menyampaikan pesan kepada orang tua melalui sesi podcast sekolah. Ia mengingatkan pentingnya pengawasan penggunaan gawai agar perangkat digital tidak mengganggu konsentrasi belajar dan tumbuh kembang anak.

Pemkot Bontang diketahui mengucurkan anggaran program bantuan perlengkapan sekolah gratis sebesar Rp24,27 miliar. Program tersebut menyasar pelajar SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Berdasarkan data tersebut, pengadaan seragam SD untuk 19.970 siswa dianggarkan Rp7,279 miliar, sedangkan seragam SMP bagi 9.850 siswa dialokasikan Rp3,734 miliar.

Selain seragam, pemerintah menyediakan sepatu sekolah berbahan mesh atau berpori. Anggaran sepatu SD mencapai Rp4,405 miliar, sedangkan sepatu SMP sebesar Rp2,172 miliar.

Pengadaan tas sekolah model punggung juga masuk dalam program tersebut, dengan anggaran Rp3,265 miliar untuk tas SD dan Rp1,610 miliar untuk tas SMP.

Pemkot Bontang turut mengalokasikan anggaran untuk buku tulis. Buku tulis SD sebanyak 19.970 paket dianggarkan Rp1,208 miliar, sedangkan buku tulis SMP sebanyak 9.850 paket dialokasikan Rp595,925 juta.

Buku tulis tersebut menggunakan desain sampul khusus atau kustom. Seluruh paket perlengkapan sekolah gratis ini diperuntukkan bagi pelajar SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |