Karhutla Merembet ke Sarang Walet di Muara Badak, Warga yang Bantu Padamkan Api Ditemukan Meninggal

4 hours ago 2

BONTANGPOST.ID, Muara Badak Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang merembet hingga membakar bangunan sarang walet di kawasan Pangempang, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, memakan korban jiwa, Selasa (22/9/2026).

Seorang warga berinisial RL, 60, ditemukan meninggal dunia di sekitar bangunan sarang walet yang terbakar. Sebelumnya, korban ikut membantu warga memadamkan api yang mulai mendekati permukiman.

Salah seorang saksi sekaligus ipar korban, Safa, mengatakan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00. Saat api mulai mengarah ke rumah warga, RL meminta anaknya ikut membantu memadamkan api.

Setelah api yang mengarah ke permukiman berhasil dihalau, warga menyadari RL sudah tidak terlihat. Pencarian kemudian dilakukan di sekitar lokasi kebakaran.

Awalnya, warga menemukan pompa air milik korban yang berada di jalan. Warga kemudian mencari keberadaan RL hingga akhirnya menemukan korban di belakang bangunan sarang walet yang sudah terbakar.

“Yang duluan ketemu itu alat pompa airnya di jalan. Kami bingung dia ke mana. Kami cari, ternyata ditemukan di belakang sarang walet,” ungkapnya.

Safa menduga RL saat itu hendak mengambil air dari tandon yang berada di belakang bangunan sarang walet. Namun, kondisi bangunan yang sudah terbakar diduga menyebabkan bagian batako runtuh dan menimpa korban.

“Diduga dia mau ambil air di tandon belakang sarang walet. Karena panas, batakonya runtuh dan kena dia,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Bontang Post masih berupaya mengonfirmasi kejadian tersebut kepada Kapolsek Muara Badak Iptu Sumartono. Keterangan resmi terkait kronologi dan penyebab korban meninggal dunia masih menunggu konfirmasi dari pihak kepolisian. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |