SPMB 2026 Dibuka 22 Juni, SMA dan SMK Negeri di Bontang Siapkan Ratusan Kursi

2 hours ago 7

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kalimantan Timur akan dimulai pada 22–24 Juni 2026. Sejumlah SMA dan SMK negeri di Kota Bontang pun telah menyiapkan daya tampung ratusan kursi bagi calon peserta didik baru.

Tahap pertama SPMB dikhususkan bagi pendaftar jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi untuk jenjang SMA. Sementara untuk SMK, pendaftaran dibuka melalui jalur prestasi, afirmasi, mutasi, dan domisili prioritas. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 26 Juni 2026.

Berdasarkan petunjuk operasional SPMB Kalimantan Timur, penerimaan siswa baru jenjang SMA dilakukan melalui empat jalur, yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.

Kuota jalur domisili ditetapkan sebesar 35 persen dari total daya tampung sekolah, afirmasi 30 persen, prestasi 30 persen, dan mutasi 5 persen. Apabila kuota afirmasi, prestasi, maupun mutasi tidak terpenuhi, sisa kuota akan dialihkan ke jalur domisili.

Sementara itu, penerimaan siswa baru jenjang SMK dilakukan melalui lima jalur, yaitu domisili prioritas, afirmasi, prestasi, mutasi, dan reguler.

Jalur reguler memperoleh kuota terbesar, yakni 50 persen dari daya tampung per kompetensi keahlian. Adapun jalur prestasi mendapat kuota 20 persen, afirmasi minimal 15 persen, domisili prioritas maksimal 10 persen, serta mutasi 5 persen. Jika kuota pada jalur domisili prioritas, afirmasi, prestasi, dan mutasi tidak terpenuhi, maka sisa kuota dialihkan ke jalur reguler.

Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Bontang, Suyanik, mengimbau orang tua dan calon peserta didik memahami ketentuan setiap jalur sebelum proses pendaftaran dimulai.

“Setiap jalur memiliki persyaratan yang berbeda. Karena itu, calon murid dan orang tua perlu mempersiapkan dokumen sejak sekarang agar tidak mengalami kendala saat pendaftaran berlangsung,” kata Suyanik.

Untuk Kota Bontang, daya tampung SMA negeri tahun ajaran 2026/2027 mencapai 756 siswa. Jumlah tersebut tersebar di tiga sekolah negeri, yakni SMA Negeri 1 Bontang, SMA Negeri 2 Bontang, dan SMA Negeri 3 Bontang.

Masing-masing sekolah membuka tujuh rombongan belajar dengan kapasitas 36 siswa per rombongan belajar atau total 252 siswa per sekolah.

Tak hanya SMA, sejumlah SMK negeri di Bontang juga telah menyiapkan daya tampung untuk berbagai kompetensi keahlian. Program yang tersedia mencakup bidang teknologi informasi, bisnis dan manajemen, teknik otomotif, desain komunikasi visual, hingga bidang kemaritiman dan industri yang menjadi kebutuhan dunia kerja di Kalimantan Timur.

Daya tampung tersebut disesuaikan dengan jumlah rombongan belajar pada masing-masing kompetensi keahlian sebagaimana ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Suyanik menambahkan, sistem penerimaan tahun ini memberikan kesempatan lebih luas bagi siswa untuk memilih jalur sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing.

“Saat ini telah masuk tahap pra-pendaftaran hingga 19 Juni mendatang yang dipusatkan di Aula SMA 1 Bontang. Berkas yang masuk pada jalur awal wajib diserahkan pada tahapan tersebut,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |