BONTANGPOST.ID – Kabar mengenai kemungkinan pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang beredar di tengah pelemahan nilai tukar rupiah dibantah pemerintah.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan hingga saat ini tidak ada agenda maupun rencana pergantian Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih.
“Tidak ada rencana pergantian,” ujar Prasetyo Hadi saat dimintai tanggapan terkait isu tersebut.
Spekulasi mengenai posisi Menkeu mencuat setelah rupiah mengalami tekanan cukup kuat terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi itu memunculkan berbagai rumor, termasuk mengenai kemungkinan pergantian pejabat di sektor ekonomi.
Sejumlah nama bahkan sempat disebut-sebut berpotensi mengisi posisi Menteri Keuangan, di antaranya ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Chatib Basri, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Namun, pemerintah memastikan fokus saat ini bukan pada pergantian pejabat, melainkan memperkuat koordinasi antarotoritas ekonomi untuk menjaga stabilitas nasional.
Prasetyo mengatakan pemerintah terus mendorong sinergi yang lebih erat antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menghadapi dinamika ekonomi global maupun tekanan di pasar keuangan.
Menurutnya, koordinasi lintas lembaga menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan pasar.
“Yang sekarang kita perlukan adalah koordinasi yang kuat dan intensif antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, serta di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian,” jelasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menepis spekulasi yang berkembang mengenai kemungkinan reshuffle di posisi Menteri Keuangan akibat pelemahan nilai tukar rupiah. (KP)

















































