Wawali AH; Oknum Guru SD di Bontang Selatan Harus Tes Kejiwaan, Jangan Siswa yang Dikorbankan

1 day ago 6

BONTANGPOST.ID, BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, menegaskan sikap tegas terkait dugaan konflik antara seorang guru SD Negeri di Bontang Selatan dengan siswanya.

Ia meminta agar guru tersebut segera menjalani tes kejiwaan, bahkan jika terbukti melakukan kekerasan fisik maupun psikis, guru itu harus dikeluarkan dari sekolah.

“Jangan siswanya yang keluar, tapi gurunya. Kalau sampai ada guru mau mengeluarkan siswa, itu bukan guru, tapi preman,” tegas Agus Haris, Jumat (22/8/2025).

Ia menekankan, sekolah merupakan tempat mencetak generasi bangsa. Karena itu, guru harus menjadi teladan, penyampai ilmu, sekaligus pembimbing yang sabar.

Tidak boleh ada guru yang melukai fisik maupun psikologis siswa, apalagi yang masih di bawah umur.

Menurutnya, apabila ada guru yang gagal mengendalikan emosi hingga melakukan tindakan kekerasan, Dinas Pendidikan wajib turun tangan.

Termasuk dengan melakukan pemeriksaan psikologis dan meminta guru tersebut meminta maaf langsung kepada orang tua murid.

“Anak-anak sekolah adalah tanggung jawab bersama, baik orangtua maupun guru. Tidak boleh ada alasan untuk menyakiti mereka,” tegasnya.

Sebelumnya, seorang wali murid melaporkan anaknya pulang dalam keadaan menangis usai diduga dipukul di bagian dada oleh guru pada Kamis (21/8/2025) pagi.

Saat ditanya, guru tersebut justru membantah dan memarahi orangtua siswa.

Situasi makin memanas ketika orangtua murid dikeluarkan dari grup paguyuban kelas, bahkan anaknya dikeluarkan dari kelas.

Pihak sekolah sempat menggelar mediasi dengan pengawas Disdik, namun guru yang bersangkutan tidak hadir.

Hasilnya, siswa tersebut justru diminta beristirahat di rumah tanpa kejelasan kapan bisa kembali bersekolah. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |