BONTANGPOST.ID, Bontang – Tiga siswa SD Negeri 009 Bontang Utara dibawa ke puskesmas setelah mengalami mual hingga muntah, Jumat (14/8/2026).
Ketiga siswa tersebut sebelumnya menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan apakah keluhan yang dialami berkaitan dengan makanan MBG atau faktor lainnya.
Lurah Loktuan Suny Widiarsih membenarkan adanya tiga siswa yang dibawa ke IGD puskesmas setelah pihak sekolah melaporkan kejadian tersebut.
Dari tiga siswa, dua di antaranya mengalami mual dan muntah. Sementara satu siswa mengalami mual dan muntah disertai buang air besar (BAB).
“Tapi belum tahu apakah ini dari MBG-nya atau hal yang lain. Ketiganya sudah dalam kondisi membaik dan sudah pulang dari puskesmas,” ujarnya.
Terpisah, Kepala SPPG Regional Bontang Surya Dwi Saputra mengatakan ketiga siswa diperiksa di puskesmas sekitar pukul 10.00 Wita. Sekitar pukul 11.30 Wita, seluruhnya diperbolehkan pulang.
Menurut Surya, tim SPPG bersama pihak sekolah dan orang tua kemudian melakukan pengecekan awal terhadap kondisi ketiga siswa.
Dari informasi yang diperoleh, ketiga siswa sempat melakukan aktivitas fisik dengan berlari-lari di tengah cuaca panas sebelum mengalami pusing dan mual.
“Alhamdulillah aman. Anak-anak pusing dan mual, praduga dari sekolah karena habis lari-lari dalam kondisi cuaca panas,” kata Surya.
Kondisi ketiga siswa dilaporkan membaik setelah mendapatkan pemeriksaan di puskesmas. Bahkan, salah seorang siswa disebut kembali aktif bermain dan berlari setelah diperbolehkan pulang.
Tim SPPG juga turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi siswa dan menelusuri kejadian tersebut.
“Jam 11.30 sudah pada pulang. Kondisi anak sudah tidak sakit lagi,” ujarnya.
Meski demikian, dugaan penyebab keluhan tersebut belum dapat dipastikan. Terlebih, ketiga siswa diketahui mengonsumsi MBG sebelum mengalami gejala.
Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Kesehatan Kota Bontang belum memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.
Bontang Post masih berupaya mengonfirmasi Kepala Dinkes Bontang drg Toetoek Pribadi Ekowati untuk memastikan kondisi ketiga siswa serta mengetahui apakah terdapat kaitan antara keluhan tersebut dengan makanan MBG yang dikonsumsi. (*)


















































