Biasanya Antar Cucu Sekolah, Nelayan Bontang Ini Belum Pulang dari Laut

4 hours ago 3

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pencarian terhadap Jainuddin (61), nelayan asal Bontang Kuala yang dilaporkan hilang saat melaut, memasuki hari kedua, Sabtu (15/8/2026).

Hingga Sabtu siang, warga RT 20 Kelurahan Bontang Kuala itu belum ditemukan. Keluarga, kerabat, dan sejumlah warga masih menanti kabar dari petugas maupun warga yang turut melakukan pencarian.

Jainuddin dilaporkan hilang setelah kapal yang digunakannya untuk mencari ikan ditemukan mengapung di perairan Tobok Batang, dekat perairan Malahing, Jumat (14/8/2026).

Istri Jainuddin, Mardianah (51), mengatakan suaminya berangkat melaut sejak Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Biasanya, Jainuddin sudah kembali ke rumah pada Jumat pagi.

Namun, hingga pagi hari, Jainuddin tak kunjung pulang.

“Biasanya saya bangun, dia akan siap-siap antar cucunya sekolah, tapi kali ini dia tidak ada,” ungkap Mardianah saat ditemui, Sabtu (15/8/2026).

Mardianah kemudian menanyakan keberadaan suaminya kepada anaknya. Keluarga sempat menduga Jainuddin mengalami kendala pada mesin kapal sehingga kepulangannya terlambat.

Namun, hingga siang berlanjut sore, Jainuddin tetap belum kembali. Anak Jainuddin kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Kota Bontang sekitar pukul 16.30 Wita.

Petugas bersama warga selanjutnya melakukan pencarian di sekitar lokasi. Kapal Jainuddin ditemukan, tetapi tidak ada tanda keberadaan korban.

“Petugas dan warga hanya menemukan kapalnya, saya pun semakin cemas keberadaan suami saya belum ditemukan,” ujarnya.

Mardianah mengatakan, Jainuddin sempat dihubungi melalui telepon seluler. Saat itu, sambungan telepon masih aktif, tetapi panggilan tidak dijawab. Sekitar pukul 18.00 Wita, nomor telepon Jainuddin kemudian tidak lagi aktif.

Selama 35 tahun menikah, Mardianah menyebut suaminya memang berprofesi sebagai nelayan. Jainuddin terbiasa melaut seorang diri untuk mencari ikan. Sebagian hasil tangkapan dijual dan sebagian lainnya dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari.

Kini, keluarga hanya bisa menunggu proses pencarian yang kembali dilakukan pada hari kedua.

“Saya dan keluarga cuma bisa berharap hari ini dia bisa ditemukan dengan selamat. Saya selalu berdoa untuk dia,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang nelayan asal RT 20 Kelurahan Bontang Kuala dilaporkan hilang setelah kapal yang digunakannya untuk memancing ditemukan mengapung di perairan Tobok Batang, dekat perairan Malahing, Jumat (14/8/2026).

Informasi tersebut diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang sekitar pukul 16.30 Wita. Laporan disampaikan oleh anak Jainuddin yang mengetahui kapal milik ayahnya ditemukan dalam kondisi tanpa penumpang.

Kepala BPBD Kota Bontang Usman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail Abdullah, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Anaknya yang melaporkan pukul 16.30, kapal bapaknya tenggelam,” ungkap Ismail. (*) 

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |