Pulau Kaniungan Berau Diproyeksi Jadi Destinasi Wisata Premium Kelas Dunia

3 hours ago 6

BONTANGPOST.ID, Berau – Kabupaten Berau kembali memiliki destinasi wisata yang mulai mencuri perhatian wisatawan. Pulau Kaniungan kini diproyeksikan menjadi kawasan wisata premium kelas dunia di Kalimantan Timur.

Pulau yang berada di Kecamatan Bidukbiduk itu dikenal sebagai private island karena lokasinya yang belum banyak diketahui wisatawan luas.

Pulau Kaniungan memiliki dua bagian, yakni Kaniungan Besar dan Kaniungan Kecil. Kaniungan Besar memiliki luas sekitar 73,3 hektare, sementara Kaniungan Kecil tidak berpenghuni.

Di kawasan tersebut, wisatawan dapat menikmati panorama laut, hamparan pasir putih, hingga keindahan matahari terbenam.

Keindahan bawah lautnya juga menjadi daya tarik utama. Terumbu karang yang masih terjaga membuat Pulau Kaniungan cocok untuk aktivitas snorkeling, diving, hingga bermain kayak.

Pemerintah Kabupaten Berau pun terus berupaya meningkatkan fasilitas penunjang wisata yang saat ini masih terbatas.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Samsiah Nawir mengatakan, pemerintah daerah mulai menyusun langkah awal pengembangan kawasan wisata tersebut.

Menurutnya, Pulau Kaniungan juga masuk dalam prioritas pengembangan wisata Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sehingga pengelolaannya dilakukan secara bersama.

Langkah awal yang kini disiapkan yakni penyusunan masterplan sebagai dasar pengembangan jangka panjang kawasan wisata premium tersebut.

“Mungkin tahun ini akan kami paparkan. Karena ini juga menjadi prioritas provinsi, jadi pengelolaannya dilakukan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis menyebut Pulau Kaniungan memiliki daya tarik lengkap untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata eksklusif.

Selain telah memiliki fasilitas resor, pulau tersebut juga didukung bentang alam berupa pasir putih, laut biru jernih, hingga ekosistem terumbu karang yang masih alami.

Dengan luas kawasan sekitar 55 hektare, Pulau Kaniungan dinilai memiliki ruang yang cukup untuk dikembangkan secara terencana tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Menurut Gamalis, keberadaan masyarakat setempat dengan aktivitas ekonomi yang sudah berjalan juga menjadi nilai tambah dalam pengembangan kawasan berbasis wisata.

“Pulau Kaniungan memiliki peluang besar dikembangkan sebagai wisata premium, termasuk sebagai desa wisata agar kawasannya berkembang, baik dari sektor pariwisata, perikanan, budaya, kesenian, hingga UMKM yang telah tumbuh di tengah masyarakat,” katanya. (KP)

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |