BONTANGPOST.ID – Nama Immanuel Ebenezer atau Noel kembali jadi sorotan publik. Kali ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer melalui operasi tangkap tangan (OTT).
Kabar itu disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. “Benar,” kata Fitroh dalam keterangan tertulis, Kamis (21/8).
KPK saat ini memang tengah mengusut dugaan korupsi terkait pengurusan rencana penggunaan tenaga kerja asing (TKA) di Kemenaker.
Dalam perkara itu, sudah ada delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
Tokoh relawan yang dikenal sebagai Ketua Umum Jokowi Mania (JoMan) ini pernah menjabat Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero). Namun, posisinya dicopot pada Maret 2022.
Noel lahir di Riau, 22 Juli 1975. Ia menempuh pendidikan sarjana ilmu sosial di Universitas Satya Negara Indonesia dan lulus pada 2004.
Pada 2021, ia ditunjuk langsung Menteri BUMN Erick Thohir menjadi komisaris di Mega Eltra, perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, jasa konstruksi, keagenan, hingga industri cat.
Pencopotan Noel terjadi setelah hadir sebagai saksi meringankan untuk Munarman dalam sidang kasus dugaan terorisme di PN Jakarta Timur pada Februari 2022. Noel mengaku tidak mengetahui alasan pemberhentiannya.
Sebagai pejabat BUMN, Noel wajib melaporkan harta ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Berdasarkan laporan per 24 Maret 2021, ia tercatat memiliki harta Rp 2,96 miliar.
Aset terbesar berupa tanah dan bangunan di Depok senilai Rp 2,2 miliar. Selain itu, Noel juga punya dua mobil: Mitsubishi Pajero 2020 senilai Rp 500 juta dan Kia Picanto 2015 senilai Rp 100 juta.
Ia pun melaporkan tiga motor: Honda Beat 2017 senilai Rp 11 juta, Honda Spacy 2011 Rp 6 juta, dan Yamaha NMAX 2015 Rp 17 juta. Ditambah harta bergerak lain Rp 108,5 juta serta kas Rp 17,8 juta. (*)