BONTANGPOST.ID, Bontang – Persaingan jalur domisili dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA Negeri di Kota Bontang mulai memanas. Memasuki hari kedua tahap pendaftaran, jumlah pendaftar di sejumlah sekolah terus bertambah dan kuota yang tersedia kian menipis.
Meski belum ada sekolah yang melampaui daya tampung, pihak sekolah memprediksi pergeseran peringkat mulai terjadi pada hari ketiga seiring meningkatnya jumlah pendaftar.
Kepala SMA Negeri 1 Bontang, Kusman Dima, mengatakan pendaftar dengan nilai rapor menengah biasanya baru mulai mendaftar pada hari-hari terakhir.
“Biasanya justru hari ketiga pendaftar membludak. Saat itulah mulai terlihat siapa yang bertahan dan siapa yang bergeser,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).
Di SMA Negeri 1, kuota jalur domisili mencapai 129 kursi, yang berasal dari alokasi 50 persen daya tampung ditambah sisa kuota jalur afirmasi dan mutasi.
Hingga penutupan verifikasi hari kedua, jumlah pendaftar telah mencapai 115 orang, sehingga hanya tersisa 14 kursi.
Apabila jumlah pendaftar melebihi kuota, sistem akan melakukan seleksi berdasarkan akumulasi nilai rapor selama lima semester.
“Besok sangat mungkin sudah ada yang tergeser. Hari ini memang penambahannya tidak sebanyak hari pertama,” katanya.
Sementara itu, nilai terendah sementara di SMA Negeri 1 berada di angka 505,30. Dari total pendaftar, terdapat 22 peserta yang masuk kategori domisili prioritas sesuai petunjuk teknis SPMB.
Kusman menjelaskan peserta yang berada di wilayah domisili prioritas tetap memperoleh prioritas meski memiliki nilai rapor lebih rendah dibanding peserta dari luar zona tersebut.
Di SMA Negeri 2 Bontang, jumlah pendaftar hingga hari kedua tercatat 99 orang dari kuota 109 kursi, sedangkan nilai terendah sementara berada di angka 485,60.
Kondisi serupa terjadi di SMA Negeri 3 Bontang. Sekolah tersebut telah menerima 101 pendaftar dari kuota 126 kursi. Nilai terendah sementara tercatat 474,64, dengan 25 peserta berasal dari domisili prioritas.
Pendaftaran jalur domisili SPMB SMA Negeri di Bontang masih berlangsung hingga 3 Juli 2026, sedangkan hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 6 Juli 2026. (ak)


















































