BONTANGPOST.ID, Bontang – PT PLN UP3 Bontang kembali menjadwalkan penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah wilayah Kota Bontang, Selasa (30/6/2026). Pemadaman dilakukan sebagai bagian dari pengaturan operasi sistem menyusul gangguan pada komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang hingga kini masih dalam proses perbaikan.
Manager PLN UP3 Bontang, Robertus Richard Laksana Lamania, mengatakan pengaturan beban dilakukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan selama proses pemulihan berlangsung.
“Pengaturan operasi dilakukan demi menjaga stabilitas sistem kelistrikan. Tim kami terus berupaya mempercepat proses pemulihan,” ujarnya.
Berdasarkan pengumuman resmi PLN, pemadaman dijadwalkan berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 15.00 Wita. Namun, jadwal tersebut masih bersifat estimasi dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi sistem.
Wilayah yang terdampak meliputi Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Pipa Kusnodo, Jalan Tembus PKT, Jalan Kapal Layar, Jalan Cipto Mangunkusumo, Perumahan Bukit Sintuk, kawasan BSD, BTN, Jalan Asmawarman, Jalan Tarakan, Jalan Potingku, Jalan Pendidikan, Jalan Palembang, Jalan Durian, Jalan Taman Siswa, Jalan Damai, Jalan Simon Tampubolon, Jalan HM Ardans, Jalan Ulin, Kanaan, dan HOP.
Selain itu, pemadaman juga mencakup Jalan Ahmad Yani, Jalan Sultan Syahrir, Jalan Selat Karimata, Jalan Habibon, Jalan Selat Rote, Jalan Jenderal Soedirman, Jalan WR Soepratman, Jalan Cumi-Cumi, Jalan Kenangan, Jalan Brigjen Katamso, Jalan S Parman, Jalan Bhayangkara, Jalan Imam Bonjol, Jalan Tenis, Jalan Polo Air, Jalan Catur, Jalan Bulu Tangkis, Jalan Ir H Juanda, Jalan Anggrek, Jalan Selat Alor, Jalan Melati, Jalan Selat Banda, Jalan Belanak, Jalan Haruan, Jalan Tenggiri, Jalan Bandeng, hingga kawasan perkantoran di sepanjang ruas jalan tersebut.
Robertus menjelaskan, pengaturan pasokan dilakukan secara terbatas untuk menjaga keseimbangan antara beban dan ketersediaan daya selama proses perbaikan pembangkit berlangsung. Langkah ini juga bertujuan mencegah gangguan meluas ke wilayah lain yang berada dalam sistem kelistrikan Bontang.
PLN mengimbau masyarakat mematikan serta mencabut perangkat elektronik yang sensitif terhadap perubahan tegangan guna menghindari kerusakan saat aliran listrik kembali normal.
“Jadwal dapat berubah menyesuaikan kondisi sistem dan ketersediaan daya. Setiap perkembangan akan kami sampaikan kepada pelanggan,” kata Robertus.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan seluruh personel terus bekerja agar sistem kelistrikan dapat kembali normal secepatnya.(*)


















































