Pelabuhan Loktuan Dilirik Investor, Pemkot Bontang Sebut Nilai Investasi Capai Rp300 Miliar

1 month ago 127

BONTANGPOST.ID, Bontang Pemerintah Kota Bontang mulai mematangkan rencana pengembangan Pelabuhan Loktuan sebagai salah satu pintu masuk logistik dan aktivitas ekspor-impor di Kota Bontang.

Keseriusan itu ditunjukkan melalui peninjauan langsung yang dilakukan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, bersama Kepala KSOP Kelas II Bontang M. Ridha, ke Pelabuhan Loktuan, Selasa (30/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, keduanya meninjau kondisi fasilitas pelabuhan sekaligus membahas sejumlah rencana pengembangan, termasuk perpanjangan dermaga agar mampu melayani kapal berukuran lebih besar untuk aktivitas ekspor dan impor.

Agus Haris mengungkapkan, rencana pengembangan itu mulai menarik minat investor. Bahkan, terdapat calon investor dalam negeri yang disebut siap menggelontorkan dana investasi sekitar Rp200 miliar hingga Rp300 miliar.

“Potensinya sangat besar. Kalau kapal ekspor dan impor sudah bisa bersandar di Pelabuhan Loktuan, tentu akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bontang,” ujarnya.

Meski demikian, Agus belum bersedia mengungkap identitas investor tersebut. Ia hanya memastikan investor berasal dari Indonesia.

Menurut Agus, pengembangan Pelabuhan Loktuan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dermaga. Pemkot juga menyiapkan pembentukan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) sebagai pengelola, sekaligus merancang penyediaan lahan penumpukan kontainer seluas sekitar empat hektare.

Saat ini, lanjut dia, Pemkot Bontang bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) masih menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pelaksanaan proyek. Dokumen tersebut akan menjadi acuan untuk memastikan seluruh aspek teknis, operasional, dan keselamatan pelabuhan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami targetkan proses kajian ini selesai dalam waktu sekitar satu bulan. Semua harus memenuhi standar, baik dari sisi keamanan, kenyamanan penumpang, maupun kelancaran aktivitas bongkar muat barang,” katanya.

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas II Bontang menyatakan pihaknya mendukung penuh rencana pengembangan Pelabuhan Loktuan selama seluruh persyaratan administratif dan teknis dipenuhi.

Ia mengingatkan agar sejak tahap perencanaan, jalur penumpang dipisahkan dari jalur kendaraan angkutan barang untuk menjaga keselamatan dan kelancaran operasional pelabuhan.

“Kalau seluruh administrasi dan persyaratannya sudah terpenuhi, tentu kami mendukung. Yang penting, jalur penumpang dan angkutan barang harus dipisahkan agar operasional pelabuhan berjalan aman dan tertib,” tegasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |