Masih Ada 3.000 Rumah Belum Dapat Jargas Gratis, Pemkot Bontang Siapkan Pendataan Ulang Akhir 2026

20 hours ago 7

BONTANGPOST.ID, Bontang Pemkot Bontang membuka peluang bagi warga yang belum memperoleh sambungan jaringan gas (jargas) rumah tangga untuk kembali diusulkan kepada pemerintah pusat. Pendataan ulang akan dilakukan setelah proyek pembangunan jargas tahun 2026 rampung.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Sekretariat Kota Bontang, Moch Arif Rochman, mengatakan sebelumnya pemerintah telah mengusulkan lebih dari 4.000 sambungan rumah (SR). Namun, keterbatasan aturan adendum membuat hanya sekitar 1.000 sambungan tambahan yang dapat dimasukkan ke dalam proyek yang sedang berjalan.

“Sebenarnya kami sudah mengusulkan lebih dari 4.000 sambungan. Tetapi karena ketentuan adendum maksimal sekitar 10 persen dari kontrak awal, akhirnya yang bisa diakomodasi hanya sekitar 1.000 sambungan,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Dengan tambahan tersebut, jumlah sambungan rumah dalam proyek tahun ini menjadi 11.553 SR. Sementara sekitar 3.000 usulan lainnya masih tersimpan sebagai data calon penerima yang akan kembali diajukan kepada pemerintah pusat pada tahap pengembangan berikutnya.

Untuk itu, Pemkot Bontang berencana melakukan pendataan ulang pada November hingga Desember 2026. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh warga yang memenuhi persyaratan telah masuk dalam daftar usulan.

“Nanti setelah kontraknya selesai kami akan mendata ulang. Data yang sudah masuk akan kami cocokkan, kemudian kami mencari kemungkinan masih ada warga yang belum terdata agar semuanya bisa kami usulkan kembali,” katanya.

Pendataan ulang juga bertujuan memperbarui data yang sebelumnya telah dikirim ke pemerintah pusat sejak 2025. Arif menegaskan seluruh wilayah yang memenuhi persyaratan administrasi maupun teknis akan tetap diperjuangkan mendapatkan sambungan jargas, termasuk kawasan Bontang Lestari.

“Bontang Lestari tetap kami usulkan sesuai arahan dari pemerintah pusat. Cita-cita kami adalah seluruh masyarakat yang memenuhi syarat dapat menikmati jaringan gas,” tuturnya.

Meski demikian, ia menjelaskan terdapat beberapa kawasan yang secara teknis tidak memungkinkan dipasang jaringan gas, seperti permukiman tertentu di atas laut yang sejak awal tidak memenuhi kriteria.

Arif juga mengajak masyarakat yang merasa belum terdata agar mengikuti proses pendataan ulang yang akan dibuka setelah proyek selesai.

“Kami akan membuka proses pembaruan data sekitar November atau Desember. Jadi warga yang merasa belum masuk bisa menyampaikan agar datanya kami koreksi dan lengkapi sebelum kembali diusulkan ke pemerintah pusat,” terangnya.

Ia berharap pembaruan data tersebut menghasilkan basis data yang lebih akurat sehingga perluasan jaringan gas pada tahap berikutnya dapat menjangkau lebih banyak rumah tangga di Kota Bontang.

Menurutnya, target pemerintah adalah mewujudkan pemerataan layanan jaringan gas di seluruh wilayah Kota Bontang. Karena itu, setiap warga yang memenuhi persyaratan akan terus diperjuangkan agar memperoleh sambungan pada pengembangan tahap selanjutnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |