KMP Bontang Express II Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp60 Juta

22 hours ago 13

BONTANGPOST.ID, Bontang Kebakaran yang melanda KMP Bontang Express II di perairan Banyuwangi, Jawa Timur, ternyata dipicu korsleting listrik pada kipas angin di ruang menyusui. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan di sejumlah bagian kapal dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp60 juta.

Dewan Pengawas Perumda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) Bontang Dedi Haryanto mengatakan, perbaikan kapal mulai dilakukan Sabtu (22/8). Pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar sepekan.

“Mulai hari ini perbaikan. Targetnya satu minggu lagi setelah selesai perbaikan dan pemeriksaan KSOP,” kata Dedi, Sabtu (22/8).

Menurutnya, sumber api tidak berasal dari mesin utama kapal, melainkan korsleting listrik pada kipas angin yang berada di ruang menyusui atau ruang laktasi.

Api juga sempat berdampak pada area lain, yakni bagian medik dan kanopi kapal. Namun, kobaran berhasil dikendalikan oleh kru kapal menggunakan peralatan pemadam yang tersedia.

“Kurang lebih 30 menit sudah padam,” ucapnya.

Dedi memastikan kerugian akibat kebakaran tidak dibebankan kepada pengelola kapal. Biaya pemulihan KMP Bontang Express II akan ditanggung pihak asuransi.

Setelah seluruh kerusakan diperbaiki, kapal masih harus menjalani pemeriksaan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Pemeriksaan tersebut menjadi syarat sebelum kapal kembali diizinkan beroperasi.

“Untuk kembali beroperasi tunggu pemeriksaan KSOP,” tutur Dedi.

Jika perbaikan dan pemeriksaan berjalan sesuai rencana, KMP Bontang Express II ditargetkan kembali melayani rute pelayaran sekitar sepekan mendatang.

Kebakaran Saat Kapal Lego Jangkar

Kebakaran KMP Bontang Express II terjadi di perairan Kampungan, Desa Ketapang, Banyuwangi, Jumat (21/8). Saat kejadian, kapal sedang tidak beroperasi dan dalam kondisi lego jangkar di sebelah selatan Lanal Banyuwangi.

Api pertama kali diketahui muncul dari ruang menyusui. Kobaran kemudian sempat menjalar ke bagian rooftop hingga buritan kapal.

Kru kapal langsung melakukan pemadaman. Kesigapan anak buah kapal (ABK) membuat api berhasil dikendalikan sebelum berkembang lebih besar.

Perwira jaga KSOP Tanjungwangi Muhamad Iqbal sebelumnya mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.47 WIB. Petugas kemudian menuju lokasi dan mendapati api telah berhasil dipadamkan ketika tiba sekitar pukul 13.52 WIB.

Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi juga melakukan manuver untuk menjaga jarak dari KMP Bontang Express II. Di antaranya KMP Amora, KMP Labitra Safina, dan KMP Gerbang Samudera.

Tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut. Saat kebakaran berlangsung, kapal juga tidak sedang mengangkut penumpang.

Di Tengah Sengketa Aset

Perbaikan pascakebakaran menjadi perhatian pengelola di tengah persoalan hukum terkait status aset KMP Bontang Express II.

Pemkot Bontang sebelumnya menggugat PT Glora Kaltim ke Pengadilan Negeri Bontang terkait status kepemilikan kapal tersebut.

Gugatan itu terdaftar pada 13 Agustus 2026 dengan nomor perkara 32/Pdt.Bth/2026/PN Bon.

Di tengah proses hukum tersebut, pengelola tetap harus memastikan kondisi kapal kembali layak dan aman untuk beroperasi. Setelah perbaikan selesai, hasil pemeriksaan KSOP akan menjadi penentu apakah KMP Bontang Express II dapat kembali melayani penumpang. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |