Pemuda Bontang Tembus Kompetisi Internasional, Andre Nirvana Wakili Kaltim di Malaysia

13 hours ago 9

BONTANGPOST.ID, Bontang – Muhammad Andre Nirvana, pemuda asal Kelurahan Belimbing, Bontang, mendapat kesempatan tampil di ajang Malaysia International Youth Marching Band Competition (MIYMBC) 2026. Ia menjadi satu-satunya perwakilan Kalimantan Timur yang akan berlaga dalam kategori individual Color Guard.

Kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026 di Malaysia. Andre akan tampil dalam nomor solo Color Guard yang mengandalkan permainan bendera, gerakan visual, serta tari untuk menerjemahkan musik.

Kesempatan itu didapat Andre setelah mendapat tawaran dari pelatih marching band asal Malaysia yang dikenalnya.

“Setelah itu saya mendapatkan undangan dari panitia untuk mengikuti kompetisi ini melalui email, saya enggak nyangka,” kata Andre saat ditemui, Sabtu (22/8/2026).

Pemuda berusia 19 tahun tersebut akan membawa pengalaman yang telah dibangunnya sejak mulai menekuni marching band pada 2019. Andre mengawali perjalanannya bersama Marching Band Pupuk Kalimantan Timur (MBPKT).

Selama bergabung dengan MBPKT, ia mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi. Salah satu pengalaman yang paling berkesan ialah ketika terlibat di peresmian Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2022.

Andre juga pernah meraih predikat Anggota Teladan Color Guard MBPKT pada 2021.

Setelah menjadi alumni MBPKT, ia tetap melanjutkan latihan secara mandiri dan mengikuti berbagai kompetisi pada kategori individual. Sejumlah prestasi pun berhasil diraih.

Pada 2025, Andre meraih juara pertama Individual Color Guard dalam Ijen Marching Festival (IMF) dan juara kedua pada Jember Marching Festival (JMF).

Sementara pada 2022, ia meraih juara kedua Individual Color Guard di Grand Prix Marching Band. Setahun kemudian, Andre juga meraih juara ketiga kategori pemain mayoret dalam Indonesia Drum Corps International (IDCI) di Tangerang.

Jelang tampil di Malaysia, Andre kini masih mempersiapkan berbagai kebutuhan. Salah satunya kostum yang telah menghabiskan biaya sekitar Rp1,5 juta.

Untuk kebutuhan selama kompetisi, panitia telah menyediakan tempat tinggal dan konsumsi. Namun, biaya perjalanan pulang-pergi menuju Malaysia masih menjadi kendala.

“Semoga ada bantuan dari pemerintah karena tiket pulang pergi lumayan harganya,” ujarnya.

Andre berharap Pemerintah Kota Bontang dapat memberikan dukungan terhadap rencana keberangkatannya. Terlebih, kesempatan tersebut menjadi peluang untuk membawa nama Bontang dan Kaltim dalam kompetisi marching band tingkat internasional.

“Semoga saja ada bantuan,” harapnya.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menyambut baik kesempatan yang diperoleh Andre. Ia menilai prestasi tersebut patut mendapat dukungan agar anak muda Bontang terus berkembang dan berprestasi.

Dia juga menyatakan akan bertemu langsung dengan Andre untuk membahas dukungan yang dapat diberikan pemerintah.

“InsyaAllah kami akan bantu. Nanti saya panggil ke rumah jabatan untuk memberikan support,” kata Agus Haris. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |