Enam Pejabat Bontang Berebut Kursi Sekda, Asesmen Digelar di Jogjakarta

21 hours ago 11

BONTANGPOST.ID, Bontang Persaingan memperebutkan kursi Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang mulai mengerucut. Enam pejabat dinyatakan lolos seleksi wawancara dan berhak mengikuti uji kompetensi manajerial (assessment center) dalam seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Bontang 2026.

Enam nama tersebut tercantum dalam pengumuman Komite Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bontang Nomor 4/KTT.Bontang/2026 yang ditetapkan pada 18 Agustus 2026.

Mereka yakni Ahmad Yani Y, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat; Heru Triatmojo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup; Much Cholis Edy Prabowo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang; Sony Suwito Adicahyono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah; Sudi Priyanto, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM); serta dr Suhardi, Direktur RSUD Taman Husada.

Keenam pejabat tersebut dijadwalkan mengikuti uji kompetensi manajerial pada 27–28 Agustus 2026 di Balai Pengukuran Kompetensi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Seluruh peserta diwajibkan hadir sehari sebelum asesmen. Biaya pelaksanaan assessment center dibebankan kepada anggaran BKPSDM Kota Bontang, sedangkan biaya akomodasi dan transportasi menjadi tanggungan masing-masing perangkat daerah.

Pj Sekretaris Daerah Kota Bontang Akhmad Suharto mengatakan, enam pejabat tersebut merupakan hasil seleksi yang sebelumnya diikuti 15 kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Setelah asesmen selesai, Tim Manajemen Talenta Pemkot Bontang akan mengolah hasil penilaian untuk menentukan tiga nama terbaik.

“Kalau sistem Manajemen Talenta ini memang berjalan semi tertutup. Jadi dari 6 besar sampai 3 besar, nama-nama pejabat kami simpan untuk internal,” kata Akhmad Suharto.

Menurutnya, mekanisme tersebut mengikuti arahan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Karena itu, pemerintah belum membuka nama-nama yang masuk tiga besar hingga tahapan seleksi berikutnya selesai.

Akhmad menargetkan seluruh rangkaian seleksi Sekda Bontang dapat dituntaskan pada Oktober 2026. Target tersebut disusun seiring dirinya yang akan memasuki masa purna tugas.

“Segera akan dilantik. Kami juga maraton melakukan seleksi. Sembari surat permohonan pelantikan juga sedang diurus ke Kemendagri,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bontang Neni Moernaeni memastikan pemilihan Sekda dilakukan secara transparan melalui sistem Manajemen Talenta. Kandidat yang dipilih nantinya harus memiliki kompetensi sesuai kebutuhan Pemkot Bontang.

Menurut Neni, kemampuan menjalankan program prioritas pemerintah menjadi salah satu pertimbangan penting. Posisi Sekda dinilai strategis karena berperan dalam memastikan kebijakan pemerintahan berjalan, termasuk pengalokasian APBD untuk program prioritas pembangunan.

“Saya akan pilih 1 yang terbaik dari yang sudah disodorkan nama dari tim. Pemilihan akan transparan sesuai kompetensi,” tutur Neni.

Sebelumnya, 15 kepala dinas mengikuti tahapan seleksi setelah dinilai memenuhi kualifikasi dan masuk kategori pegawai potensial berdasarkan sistem Manajemen Talenta, termasuk dalam box 7, 8, dan 9.

Dari proses tersebut, enam nama kini melaju ke tahap asesmen. Selanjutnya, tiga nama terbaik akan disiapkan untuk kemudian dipilih satu figur yang akan menduduki kursi Sekda Kota Bontang.

Pemerintah menargetkan seluruh proses selesai dan Sekda baru dapat dilantik pada Oktober 2026. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |