BONTANGPOST.ID, Bontang – Kuota tambahan pemasangan sambungan rumah (SR) jaringan gas (jargas) di Kota Bontang tahun ini masih belum bisa dipastikan rinciannya per kelurahan. Pemerintah Kota Bontang saat ini masih menunggu proses verifikasi dan validasi dari Kementerian ESDM.
Pemkot Bontang sebelumnya mengajukan tambahan sebanyak 4.034 SR. Namun, dari pengajuan tersebut baru 2.000 SR yang disetujui Kementerian ESDM.
“Yang disetujui 2.000, pastinya diambil dari data yang kita ajukan belum terpasang jargas,” ujar Kabag Perekonomian dan SDA Setkot Bontang, Moch Arif Rochman.
Dari usulan tersebut, termasuk pula wilayah Bontang Lestari dengan sekitar 1.000 SR. Namun dipastikan wilayah tersebut tidak menjadi sasaran tambahan karena belum memiliki jaringan gas.
“Ada selisih itu yang kami belum tahu,” tambahnya.
Arif menjelaskan, Kementerian ESDM akan melakukan verifikasi ulang data sebelum menentukan alokasi final di tiap wilayah. Tambahan kuota ini merupakan bagian dari kelanjutan program jargas yang telah berjalan sejak 2025.
Sebelumnya, Kota Bontang telah mendapatkan alokasi awal sebanyak 10.553 SR. Saat ini, proses pemasangan masih terus berlangsung di sejumlah titik. Pemerintah juga menyebut distribusi gas ke pelanggan ditargetkan mulai berjalan bulan depan.
Pengerjaan proyek ini dilakukan oleh PT Noorel Idea dengan nilai kontrak Rp196,7 miliar untuk tiga wilayah, yakni Bontang, Demak, dan Tana Tidung. Tambahan kuota nantinya akan menjadi bagian dari adendum kontrak yang telah berjalan.
Selain itu, Kementerian ESDM dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Bontang pada esok hari untuk melihat langsung progres pengerjaan proyek jargas tersebut. (ak)


















































