Polder Tanjung Laut Bontang Belum Rampung Tahun Ini, Pemkot Perkirakan Butuh Tambahan Rp10 Miliar

1 month ago 81

BONTANGPOST.ID, Bontang Penyelesaian kawasan Polder Tanjung Laut belum dapat dilakukan secara menyeluruh pada tahun ini. Keterbatasan anggaran membuat sejumlah fasilitas pendukung, termasuk jogging track, baru akan dikerjakan bertahap dan diusulkan kembali pada APBD 2027.

Kepala Bidang Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Edi Suprapto, mengatakan pembangunan jogging track yang sebelumnya masuk dalam perencanaan hanya akan diselesaikan hingga tahap pengerasan.

Lintasan tersebut memiliki panjang sekitar 466 meter yang mengelilingi kawasan polder mengikuti garis centerline. Dalam desain awal, jogging track direncanakan menggunakan perkerasan beton bertulang dan dilengkapi area hijau melalui penempatan pot tanaman di sejumlah titik.

Namun, bukan hanya jogging track yang belum bisa dirampungkan tahun ini. Edi menyebut masih ada beberapa komponen penting yang juga harus menunggu pendanaan lanjutan, di antaranya pembangunan inlet kedua, outlet kedua, penambahan satu unit pompa dari rencana total dua pompa, serta penyediaan genset sebagai sumber listrik cadangan.

“Kebutuhan anggarannya masih kami hitung bersama tim perencana karena yang belum dikerjakan bukan hanya jogging track. Estimasi sementara bisa lebih dari Rp10 miliar,” ujarnya.

Menurutnya, usulan penyelesaian seluruh fasilitas tersebut akan diajukan kembali pada tahun anggaran 2027 apabila tersedia alokasi dana.

Meski demikian, progres pembangunan Polder Tanjung Laut sejauh ini masih berada di atas target. Berdasarkan laporan pelaksanaan minggu kedelapan periode 21–28 Juli 2026, realisasi fisik mencapai 4,653 persen, lebih tinggi dibanding target sebesar 3,504 persen atau mengalami deviasi positif 1,150 persen.

Proyek pembangunan Polder Tanjung Laut ditargetkan rampung pada Desember 2026. Pekerjaan tersebut dibiayai melalui Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan dikerjakan oleh PT Bumi Lasinrang.

Pemkot Bontang berharap penyelesaian fasilitas pendukung dapat segera dilanjutkan pada tahun depan agar kawasan polder tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, tetapi juga menjadi ruang terbuka publik yang nyaman bagi masyarakat. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |