Penimbangan Serentak Dimulai, Orang Tua Balita di Bontang Dapat Dispensasi Kerja

1 day ago 13

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang mulai melaksanakan Program Penimbangan Serentak 2026 sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan anak.

Kegiatan yang berlangsung pada 9–13 Juni 2026 itu melibatkan 125 posyandu aktif yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Bontang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Pemkot Bontang menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Nomor 400.7.13.5/906/DINKES/2026. Melalui surat itu, pegawai yang memiliki anak usia di bawah lima tahun (balita) diberikan dispensasi untuk membawa anak mereka mengikuti penimbangan di posyandu terdekat.

Program ini bertujuan memantau status gizi dan tumbuh kembang balita secara menyeluruh sekaligus memperbarui data kesehatan anak sebagai dasar penyusunan program intervensi yang lebih tepat sasaran.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan penimbangan serentak merupakan langkah penting untuk memastikan kondisi kesehatan balita dapat dipantau sejak dini.

“Penimbangan serentak ini bukan sekadar kegiatan rutin. Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan setiap anak di Kota Bontang tumbuh sehat, mendapatkan pemantauan gizi yang tepat, serta menjadi langkah nyata dalam percepatan penurunan angka stunting,” ujarnya.

Melalui surat edaran tersebut, seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga perusahaan di Kota Bontang diminta mendukung pelaksanaan program. Orang tua yang memiliki balita juga diminta membawa Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Kartu Menuju Sehat (KMS), buku merah muda, atau dokumen kesehatan lainnya saat mengikuti kegiatan.

Dispensasi diberikan pada salah satu hari selama pelaksanaan program, mulai pukul 07.30 hingga 12.00 Wita, agar orang tua dapat mendampingi anak menjalani penimbangan dan pemeriksaan kesehatan.

Menurut Neni, keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan program kesehatan anak. Data hasil penimbangan nantinya akan digunakan sebagai dasar penyusunan berbagai program penanganan stunting dan peningkatan gizi anak.

“Data yang akurat sangat dibutuhkan agar program penanganan stunting dan peningkatan gizi anak bisa berjalan efektif. Karena itu kami berharap seluruh orang tua memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bontang, Kecamatan Bontang Utara memiliki 58 posyandu aktif, disusul Kecamatan Bontang Selatan sebanyak 46 posyandu, dan Kecamatan Bontang Barat 21 posyandu.

Seluruh posyandu tersebut akan menjadi titik pelaksanaan penimbangan serentak selama lima hari ke depan guna memastikan kondisi tumbuh kembang balita di Kota Bontang dapat terpantau secara optimal. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |