Kejar Akreditasi Nasional, DPK Bontang Intensif Dampingi Perpustakaan Sekolah

15 hours ago 7

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus mengintensifkan pembinaan terhadap perpustakaan sekolah guna meningkatkan jumlah perpustakaan yang terakreditasi nasional.

Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan rutin ke berbagai sekolah, mulai jenjang SD hingga SMA sederajat. Pendampingan difokuskan pada pemenuhan standar nasional perpustakaan sebagai syarat utama dalam proses akreditasi.

Kepala Bidang Perpustakaan DPK Bontang, Indra Nopika Wijaya, mengatakan sebagai perpustakaan pembina, DPK memiliki tanggung jawab untuk membantu sekolah meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan.

“Sebagai perpustakaan pembina, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh perpustakaan sekolah mendapat pendampingan menuju standar nasional,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Menurut Indra, kondisi perpustakaan di setiap sekolah berbeda-beda, baik dari sisi sarana dan prasarana, koleksi buku, maupun tata kelola administrasi. Karena itu, pembinaan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.

Pendampingan yang diberikan meliputi penataan ruang baca, pengelolaan koleksi, hingga kelengkapan administrasi yang menjadi indikator dalam proses akreditasi.

“Kami memberikan arahan terkait tata kelola perpustakaan, penataan ruang baca, hingga kelengkapan administrasi sebagai syarat saat proses akreditasi berlangsung,” katanya.

Selain itu, DPK juga mendorong kepala sekolah untuk memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan perpustakaan sebagai pusat literasi dan sumber belajar bagi siswa.

Menurutnya, keberadaan perpustakaan yang memenuhi standar nasional tidak hanya mendukung peningkatan budaya baca, tetapi juga memperkuat kualitas pendidikan di sekolah.

“Pembinaan ini kami lakukan secara bertahap agar setiap sekolah memahami indikator yang menjadi syarat akreditasi nasional,” tambahnya.

Melalui program tersebut, DPK berharap semakin banyak perpustakaan sekolah di Bontang yang mampu meraih akreditasi nasional dan memberikan layanan literasi yang lebih baik bagi peserta didik.

“Harapannya seluruh perpustakaan sekolah di Bontang dapat memenuhi standar nasional dan memperoleh akreditasi,” tutupnya.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus mengintensifkan pembinaan terhadap perpustakaan sekolah guna meningkatkan jumlah perpustakaan yang terakreditasi nasional.

Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan rutin ke berbagai sekolah, mulai jenjang SD hingga SMA sederajat. Pendampingan difokuskan pada pemenuhan standar nasional perpustakaan sebagai syarat utama dalam proses akreditasi.

Kepala Bidang Perpustakaan DPK Bontang, Indra Nopika Wijaya, mengatakan sebagai perpustakaan pembina, DPK memiliki tanggung jawab untuk membantu sekolah meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan.

“Sebagai perpustakaan pembina, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh perpustakaan sekolah mendapat pendampingan menuju standar nasional,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Menurut Indra, kondisi perpustakaan di setiap sekolah berbeda-beda, baik dari sisi sarana dan prasarana, koleksi buku, maupun tata kelola administrasi. Karena itu, pembinaan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.

Pendampingan yang diberikan meliputi penataan ruang baca, pengelolaan koleksi, hingga kelengkapan administrasi yang menjadi indikator dalam proses akreditasi.

“Kami memberikan arahan terkait tata kelola perpustakaan, penataan ruang baca, hingga kelengkapan administrasi sebagai syarat saat proses akreditasi berlangsung,” katanya.

Selain itu, DPK juga mendorong kepala sekolah untuk memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan perpustakaan sebagai pusat literasi dan sumber belajar bagi siswa.

Menurutnya, keberadaan perpustakaan yang memenuhi standar nasional tidak hanya mendukung peningkatan budaya baca, tetapi juga memperkuat kualitas pendidikan di sekolah.

“Pembinaan ini kami lakukan secara bertahap agar setiap sekolah memahami indikator yang menjadi syarat akreditasi nasional,” tambahnya.

Melalui program tersebut, DPK berharap semakin banyak perpustakaan sekolah di Bontang yang mampu meraih akreditasi nasional dan memberikan layanan literasi yang lebih baik bagi peserta didik.

“Harapannya seluruh perpustakaan sekolah di Bontang dapat memenuhi standar nasional dan memperoleh akreditasi,” tutupnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |