Kader Posyandu Keluhkan Orang Tua Enggan Didata, Pemkot Bontang Siapkan Pendekatan Persuasif

14 hours ago 9

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pendataan balita menjelang pelaksanaan Operasi Timbang Serentak di Kota Bontang masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya, masih adanya orang tua yang menolak memberikan data anak kepada kader posyandu.

Persoalan tersebut mencuat dalam rapat koordinasi yang diikuti sekitar 900 kader posyandu di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan itu digelar sebagai persiapan Operasi Timbang Serentak yang akan berlangsung pada 9–13 Juni mendatang.

Kader Posyandu Sejahtera Etam Kelurahan Guntung, Ilyanti, mengungkapkan penolakan pendataan masih ditemukan di lapangan. Bahkan, menurutnya, tidak sedikit warga yang menolak berasal dari kalangan berpendidikan.

“Kami masih menemukan orang tua yang tidak bersedia didata. Padahal data tersebut sangat penting untuk memantau tumbuh kembang anak dan menentukan kebutuhan intervensi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kader telah berupaya mencari solusi dengan memberikan kesempatan kepada orang tua untuk mengisi data secara mandiri. Namun, cara tersebut juga belum sepenuhnya efektif karena sebagian data diisi tidak lengkap atau kurang akurat.

Kondisi itu dikhawatirkan berdampak pada validitas data balita yang berisiko stunting maupun anak yang memerlukan penanganan lebih lanjut dari pemerintah.

Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menegaskan pemerintah akan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat yang belum bersedia mengikuti pendataan.

Menurutnya, lurah dan perangkat wilayah akan dilibatkan untuk mendatangi langsung warga yang menolak memberikan data guna mengetahui alasan di balik penolakan tersebut.

“Kami akan mengedepankan pendekatan persuasif terlebih dahulu. Lurah dijadwalkan turun langsung pada 7 Juni untuk mencari tahu apa yang menjadi kendala di lapangan,” katanya.

Agus menilai keberhasilan Operasi Timbang Serentak sangat bergantung pada kelengkapan dan keakuratan data. Karena itu, dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam upaya percepatan penanganan stunting di Kota Bontang.

“Data yang akurat akan memudahkan pemerintah menentukan langkah intervensi yang tepat. Karena itu kami berharap seluruh orang tua dapat berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |