SPMB Bontang Perketat Jalur Afirmasi, Data Bansos Jadi Acuan Utama

1 day ago 13

BONTANGPOST.ID , Bontang – Panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK negeri di Kota Bontang memastikan seleksi jalur afirmasi dilakukan secara ketat dengan mengacu pada data resmi pemerintah.

Ketua Panitia SPMB SMA Negeri 1 Bontang, Nurdin, mengatakan peserta yang mendaftar melalui jalur afirmasi wajib memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satunya terdaftar dalam data kesejahteraan sosial yang menjadi rujukan pemerintah.

Menurut dia, sebelum dokumen peserta dinyatakan memenuhi syarat, panitia terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap data bantuan sosial (bansos). Peserta yang memenuhi kriteria kemudian diminta melengkapi dokumen pendukung dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM).

“Kalau memang masuk dalam data yang sesuai ketentuan, kami sarankan untuk mencetak dokumen pendukung dari Dissos-PM,” kata Nurdin.

Selain diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu, jalur afirmasi juga membuka kesempatan bagi peserta didik berkebutuhan khusus sesuai regulasi yang berlaku.

Nurdin menjelaskan, mekanisme verifikasi diterapkan untuk memastikan kuota jalur afirmasi benar-benar diterima oleh peserta yang berhak. Langkah ini juga dilakukan guna meminimalkan potensi penyalahgunaan jalur afirmasi dalam proses penerimaan siswa baru.

Ia menegaskan panitia tidak serta-merta menerima seluruh dokumen yang diajukan masyarakat. Setiap berkas akan diperiksa dan dicocokkan dengan basis data yang tersedia.

“Operator akan melakukan validasi data terhadap berkas yang diajukan,” ujarnya.

Setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan valid, peserta dapat melanjutkan ke tahap verifikasi dalam masa pra-pendaftaran.

Panitia berharap sistem verifikasi yang lebih ketat ini dapat meningkatkan keadilan dalam proses penerimaan siswa baru. Sebab, jalur afirmasi merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan dan masyarakat kurang mampu.

Melalui mekanisme tersebut, masyarakat yang memenuhi syarat tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan di sekolah negeri, sementara potensi penyalahgunaan kuota dapat ditekan.

Pelaksanaan pra-pendaftaran SPMB SMA dan SMK negeri di Bontang sendiri berlangsung mulai 8 hingga 19 Juni 2026. Tahapan ini diharapkan mempermudah proses seleksi saat pendaftaran resmi dibuka. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |